Bupati dan Wabup Limapuluh Kota Tutup Alek Bakajang: Tradisi Lokal yang Melaju ke Pentas Nasional

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota ,liputansumbar

Bupati Limapuluh Kota H. Safni bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha resmi menutup rangkaian kegiatan Alek Bakajang di Nagari Gunuang Malintang pada Senin (7/4/2025). Tradisi budaya yang telah berlangsung sejak 3 April ini disambut antusias oleh masyarakat dan menjadi magnet wisata tahunan yang kian diperhitungkan secara nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Safni menegaskan bahwa Alek Bakajang bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi warisan budaya bernilai tinggi yang kini telah mendapat pengakuan di tingkat nasional.

“Tradisi Bakajang ini bukan hanya event lokal. Kita bersyukur, Bakajang masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API Awards) tahun 2021 dan berhasil meraih Juara 1 untuk kategori Atraksi Budaya Terpopuler. Bahkan, telah tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa prestasi tersebut menjadi dorongan untuk terus menggali potensi pariwisata daerah. Bupati juga mengapresiasi kerja keras panitia dan masyarakat Gunuang Malintang atas suksesnya gelaran tahun ini.

Baca Juga :  Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

“Tradisi Bakajang telah memberikan dampak ekonomi yang luas: UKM tumbuh, ekonomi kreatif menggeliat, dan menciptakan perputaran ekonomi masyarakat. Ini harus dilestarikan secara turun-temurun,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, lanjut Safni, berkomitmen mendorong promosi event budaya seperti Bakajang agar menarik kunjungan wisatawan, tidak hanya dari dalam daerah dan perantauan, tetapi juga dari luar provinsi. Ia juga mendorong agar Bakajang menjadi sentra wisata untuk Kecamatan Pangkalan Koto Baru dan Kapur IX.

Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Doni Ikhlas, dalam sambutannya berharap agar Pemkab dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung keberlanjutan kegiatan Bakajang.

“Tradisi ini sudah menjadi kebanggaan masyarakat Gunuang Malintang dan bahkan nasional. Dukungan anggaran sangat penting untuk mempertahankan eksistensinya,” ucap Doni.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat Pangkalan H. Candra juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan partisipasi masyarakat.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Payakumbuh Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Tegaskan Komitmen Kawal Transisi Kepemimpinan

Walinagari Pangkalan, Wido Putra, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berkontribusi menyukseskan Alek Nagari tahun ini.

Turut hadir dalam penutupan Alek Bakajang,
Asisten I Pemprov Sumbar, Ahmad Zakri, S.Sos., M.Si, Ketua DPRD Limapuluh Kota, Doni Ikhlas, SH., M.Si, Dandim 0306/50 Kota, Letkol (Inf) Ucok Namara, S.IP, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid, SH., S.IK, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota dan Ketua TP-PKK Limapuluh Kota, Asra Yanti Safni

Dengan suksesnya Alek Bakajang tahun ini, masyarakat dan pemerintah berharap tradisi ini bisa terus lestari dan menjadi ikon budaya serta destinasi unggulan pariwisata Limapuluh Kota.(Rel)

Berita Terkait

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi
SAKU TABA Jadi Motor Penggerak Ekonomi Berbasis Budaya di Payakumbuh
Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren
Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota
Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar
Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota
2.000 Warga Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota Terisolasi
Berita ini 1,221 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:04 WIB

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik

Senin, 1 Juni 2026 - 14:37 WIB

Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi

Senin, 1 Juni 2026 - 10:08 WIB

SAKU TABA Jadi Motor Penggerak Ekonomi Berbasis Budaya di Payakumbuh

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Berita Terbaru