Bupati Safni dan Wabup Rito Tegaskan: ‘Kalau Ada Money Politik, Laporkan, Kami Tindak Langsung'”

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota,liputansumbar

Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha menyampaikan sinyal keras kepada seluruh jajaran masyarakat jika tidak ada ruang untuk dagang jabatan di pemerintahannya. Pernyataan ini dilontarkan Bupati dan Wabup di hadapan sejumlah masyarakat yang menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati Sarilamak, Bukik Limau, Rabu, (14/05/2025).

Demo LSM di Kantor Bupati limapuluh kota

“Saya bersama Wakil Bupati semata-mata ingin mengucurkan keringat demi membangun Kabupaten Lima Puluh Kota, bukan buat bagi-bagi jabatan, apalagi kalau pakai embel-embel duit. Nggak ada cerita begitu di masa saya. Siapa yang coba-coba, kami tindak langsung,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Zulmaeta Lantik 1.034 PPPK Paruh Waktu 2025, Perkuat Layanan Publik Kota Payakumbuh

Pernyataan itu bukan tanpa sebab. Di kalangan masyarakat soal praktik jual-beli jabatan udah lama beredar. Banyak yang bilang, jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa ‘diatur’ asal setoran cocok. Isu ini selalu muncul setiap menjelang rotasi atau pasca-pelantikan kepala daerah.

Aksi Demo LSM di Kantor Bupati limapuluh kota

Tapi pasangan Bupati Safni dan Wabup Rito ingin memutus rantai itu sejak awal. Ia bilang, jabatan harus jadi hasil dari kerja keras dan prestasi, bukan hasil dari ‘transfer’ di bawah meja.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan Liar di Fasilitas Umum Mulai 20 Mei

“Saya nggak mau punya kepala dinas yang sibuk mikirin balikin modal karena udah keluar duit pas mau naik jabatan. Kita butuh orang kerja, bukan orang cari untung, harus memiliki inovasi dan gagasan demi membangun Lima Puluh Kota,” katanya lagi. (rel).

Berita Terkait

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi
Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren
Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota
Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar
Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota
2.000 Warga Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota Terisolasi
Dugaan Perundungan di Asrama ICBS Harau Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 511 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:04 WIB

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik

Senin, 1 Juni 2026 - 14:37 WIB

Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Berita Terbaru