Debat Publik Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Berlansung Sengit

- Jurnalis

Minggu, 3 November 2024 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar– Debat publik putaran pertama calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Limapuluh Kota berlangsung seru di salah satu hall di Kota Payakumbuh. Acara yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten Limapuluh Kota ini menghadirkan empat pasang paslon, di mana tiga di antaranya adalah petahana, yaitu incumbent Bupati dan Wakil Bupati, serta Ketua DPRD. Sementara itu, kandidat lain merupakan pendatang baru dalam kontestasi pilkada 2024.

Baca Juga :  Wawako Payakumbuh Terbang Tandem di Jambore Paralayang Sumbar 2025 dari Puncak Lontiak

Debat ini menjadi ajang penting bagi keempat calon untuk mempertajam argumen dan program masing-masing. Para kandidat saling beradu pendapat mengenai isu-isu strategis yang dihadapi daerah, seperti ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur. Atmosfer debat yang penuh semangat dan saling berargumen membuat suasana semakin menarik, dengan audiens yang antusias menyaksikan.

Setiap calon menunjukkan pemahaman mendalam terhadap persoalan yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota. Diskusi mengenai solusi konkret dan visi misi masing-masing calon menambah ketegangan, namun juga memberikan gambaran jelas tentang arah pembangunan yang ingin mereka capai.

Baca Juga :  Komisi II DPRD: Retribusi Harau Harus Adil, tak ada Keistimewaan untuk ICBS!

Debat ini menjadi langkah awal yang krusial menjelang pemilihan umum, mengingat publik semakin cermat dalam memilih pemimpin yang tepat untuk masa depan daerah. Pertarungan sengit ini diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai pilihan yang ada, serta meningkatkan partisipasi dalam proses demokrasi.(ws)

Berita Terkait

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi
Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren
Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota
Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar
Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota
2.000 Warga Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota Terisolasi
Dugaan Perundungan di Asrama ICBS Harau Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 537 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:04 WIB

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik

Senin, 1 Juni 2026 - 14:37 WIB

Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Berita Terbaru