Diduga Dianiaya Terkait Lahan Pasir, Seorang Perempuan di Kubang Rasau Laporkan Bapak dan Anak ke Polres Payakumbuh

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Perselisihan terkait lahan pengambilan pasir berujung aksi kekerasan. Seorang perempuan bernama Siti Khasanah (35 tahun), warga Jorong Kubang Rasau, Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (16/6/2025)mengaku menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh dua orang terduga pelaku yang merupakan bapak dan anak, pada Kamis 19/6-2025.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban sendiri. Menurut pengakuan Korban Siti Khasanah, cekcok mulut yang dipicu persoalan lahan pasir berakhir dengan tindakan kekerasan fisik yang ia alami.

Baca Juga :  Payakumbuh Teguhkan Nilai Kepahlawanan Lewat Upacara 10 November

“Saya dipukul oleh mereka di rumah saya sendiri. Masalahnya karena urusan lahan pengambilan pasir,” ungkap Siti saat memberikan keterangan usai membuat laporan.

Usai kejadian, korban awalnya melapor ke Polsek Luhak, namun diarahkan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kota Payakumbuh. Korban kemudian resmi melapor ke SPKT Polres Payakumbuh dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/216/VI/2025/SPKT/POLRES PAYAKUMBUH/POLDA SUMATERA BARAT, tertanggal 16 Juni 2025.

Baca Juga :  Payakumbuh Lantik 10 Pejabat Fungsional Sektor Pendidikan, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Sekolah

Siti Khasanah menyatakan harapannya agar pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut.


“Saya berharap laporan saya diproses dengan cepat dan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku,” harapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait tindak lanjut laporan tersebut.(ws)

Berita Terkait

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar
Pedagang Desak Percepatan Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh
Kendalikan Inflasi dari Lingkungan ASN, Zulmaeta Luncurkan PETANI BERDASI di Payakumbuh
Polres Payakumbuh Ungkap Kronologi Penemuan Mayat Tersangka Narkotika yang Kabur Saat Diborgol
Pemko Payakumbuh Perkuat Data Geospasial untuk Ketepatan Perencanaan Pembangunan
HAORNAS ke-43, Pemko Payakumbuh Tegaskan Olahraga sebagai Investasi Pembangunan Manusia
Pemko Payakumbuh Kaji Penutupan Sejumlah U-Turn dan Penataan Parkir untuk Atasi Kemacetan
Wako Zulmaeta: Madrasah Harus Jadi Benteng Karakter di Tengah Derasnya Arus Digital
Berita ini 1,027 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:09 WIB

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 21:31 WIB

Pedagang Desak Percepatan Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Kendalikan Inflasi dari Lingkungan ASN, Zulmaeta Luncurkan PETANI BERDASI di Payakumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 07:28 WIB

Polres Payakumbuh Ungkap Kronologi Penemuan Mayat Tersangka Narkotika yang Kabur Saat Diborgol

Rabu, 9 September 2026 - 09:47 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Data Geospasial untuk Ketepatan Perencanaan Pembangunan

Berita Terbaru

Payakumbuh

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar

Senin, 14 Sep 2026 - 07:09 WIB