Erwin Yunaz Jawab Tantangan Masa Depan Payakumbuh

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, liputansumbar– Dalam Debat Publik Putaran Kedua yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Payakumbuh, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Erwin Yunaz dan Fahlevi Mazni, menonjol dengan gagasan-gagasan yang visioner. Mengusung tema “Membangun Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih serta Memastikan Terselenggaranya Pembangunan Berkelanjutan Pemerintahan Daerah yang Transparan, Akuntabel, dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat,” pasangan ini memfokuskan debat pada transparansi dan inovasi digital dalam pemerintahan.

Erwin Yunaz, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Payakumbuh, menekankan pentingnya penerapan teknologi dalam tata kelola pemerintahan. Menurutnya, penggunaan teknologi informasi tidak hanya mempermudah pelayanan publik tetapi juga meningkatkan akuntabilitas dan transparansi di berbagai sektor. “Kami berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan digital di Kota Payakumbuh. Sistem digitalisasi akan membuat pengelolaan anggaran lebih transparan, pelayanan publik lebih cepat, dan masyarakat bisa memantau kinerja pemerintah secara langsung,” ujar Erwin dalam sesi debat.

Fahlevi Mazni, calon Wakil Wali Kota, turut menambahkan bahwa penguatan tata kelola berbasis teknologi harus diimbangi dengan pemberdayaan masyarakat. “Digitalisasi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang melek digital. Kami akan memastikan warga Kota Payakumbuh dapat mengakses layanan secara mudah, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan,” katanya.

Baca Juga :  PDAM Tanggapi Masukan Masyarakat Terkait Menara Air, Dirut: Akan Direhab Jadi Ikon PDAM

Salah satu warga, Chandra, yang menyaksikan langsung jalannya debat, memberikan apresiasi atas gagasan pasangan ini. “Erwin sudah terbukti memiliki pengalaman dan kemampuan dalam tata kelola pemerintahan. Gagasan tentang digitalisasi ini akan membawa perubahan besar, terutama dalam memberikan layanan yang cepat dan transparan kepada masyarakat,” ujar Chandra.

Dalam debat tersebut, Erwin Yunaz juga memaparkan rencana konkret untuk mengembangkan infrastruktur digital, termasuk penyediaan aplikasi layanan publik yang dapat diakses secara mudah oleh masyarakat. Hal ini mencakup pembayaran pajak, pengurusan perizinan, hingga pelaporan masalah lingkungan secara online.

“Tujuan kami adalah menciptakan birokrasi yang lebih sederhana dan efisien. Aparatur pemerintah harus dilengkapi dengan kemampuan yang relevan untuk mendukung transformasi digital ini. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal,” tegas Erwin.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Galakkan Subuh Berjamaah, Wujudkan Kebersamaan dan Pemulihan Pasca Musibah

Pasangan Erwin Yunaz dan Fahlevi Mazni menilai bahwa transparansi dan inovasi digital merupakan kunci untuk menghadapi tantangan masa depan Payakumbuh. Dengan visi yang jelas dan program-program yang relevan, mereka optimis mampu membawa Kota Payakumbuh menjadi kota modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai lokal.

Sebagai penutup, Erwin Yunaz menyampaikan pesan kuat: “Kami tidak hanya berbicara tentang masa depan, tetapi juga mempersiapkan langkah nyata menuju perubahan. Payakumbuh membutuhkan pemimpin yang siap beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan kami berkomitmen untuk menjadi jawaban atas kebutuhan itu.”

Debat ini menjadi momentum penting bagi warga Kota Payakumbuh untuk melihat lebih dekat visi dan misi dari masing-masing pasangan calon. Dengan transparansi dan inovasi digital sebagai salah satu isu utama, diharapkan masyarakat dapat memilih pemimpin yang mampu menjawab tantangan masa depan dengan solusi nyata.(ws)

Berita Terkait

Payakumbuh Kembali Jadi Tuan Rumah IHR Merdeka Cup 2026
Festival Archery Merdeka 2026 Dukung Pembinaan Atlet dan Sport Tourism Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Perkuat PAUD sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun
Jumat Berkah Berbagi, 55 Anak Yatim di Koto Panjang Dalam Makan Bersama Warga
Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan Melanggar Ketentuan di Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol
Pemko Payakumbuh Dorong Ketahanan Pangan melalui Lomba Pengolahan Pangan Lokal B2SA 2026
Lebih dari Seribu Peserta Meriahkan Gerak Jalan Santai Perdana MTsN 2 Kota Payakumbuh
Wawako Elzadaswarman Salurkan Banpres kepada 30 Warga Terdampak Bencana dan Gagal Panen
Berita ini 1,240 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Payakumbuh Kembali Jadi Tuan Rumah IHR Merdeka Cup 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Festival Archery Merdeka 2026 Dukung Pembinaan Atlet dan Sport Tourism Payakumbuh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:07 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat PAUD sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Jumat Berkah Berbagi, 55 Anak Yatim di Koto Panjang Dalam Makan Bersama Warga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan Melanggar Ketentuan di Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol

Berita Terbaru

Payakumbuh

Payakumbuh Kembali Jadi Tuan Rumah IHR Merdeka Cup 2026

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:20 WIB