Masa Kepengurusan PWI Payakumbuh/Lima Puluh Kota Berakhir, Yusrizal Minta PWI Sumbar Segera Tunjuk Plt

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Masa kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Payakumbuh/Lima Puluh Kota periode 2022–2025, sejatinya telah berakhir Oktober 2025 silam, sesuai dengan pelaksanaan Konfercab 2 Oktober 2025. Sejak itu, ketua terpilihnya telah langsung mengambil alih jalannya organisasi.

Bila berpedoman pada pelaksanaan Konpercab Oktober 2025, maka sejak Oktober 2025 sampai saat ini secara de facto kepengurusan sudah berakhir dan terjadi kekosongan, tetapi secara Yuridis kita tidak tahu, apakah ada perpanjangan masa jabatan ketua sekarang, hanya ketua saja yang tahu, karena tidak ada penjelasan dan rapat membicarakan hal itu sampai saat ini.

Secara de facto saat ini, terjadi kekosongan kepengurusan tersebut. Untuk itu perlu segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi PWI.

Pernyataan tersebut disampaikan mantan Ketua PWI Payakumbuh/Lima Puluh Kota, Yusrizal, yang berharap PWI Provinsi Sumatera Barat segera mengambil langkah organisatoris guna menghindari berlarutnya kekosongan kepemimpinan di tingkat daerah.

Baca Juga :  Eni Muis Zulmaeta resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Payakumbuh

Menurut Yusrizal, berakhirnya masa bakti pengurus periode 2022–2025 berarti kepengurusan tersebut tidak lagi memiliki kewenangan menjalankan roda organisasi. Oleh karena itu, diperlukan mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ART PWI.

“Karena masa kepengurusan telah berakhir pada Mei 2026, maka secara de facto PWI Payakumbuh/Lima Puluh Kota saat ini kosong tanpa pengurus periode 2022–2025. Hal ini harus segera dimusyawarahkan kembali karena PWI memiliki AD/ART yang wajib dipatuhi,” ujar Yusrizal.

Ia meminta PWI Provinsi Sumatera Barat memberikan arahan terhadap forum apakah Jadi pemisahan Administrasi PWI Payakumbuh/Lima Puluh Kota menjadi terpisah atau tetap disatukan,ini juga perlu perhatian serius dan sesegera mungkin menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Payakumbuh/Lima Puluh Kota untuk mengisi kekosongan kepengurusan sementara.

Selain itu, Plt yang nantinya ditunjuk diharapkan dapat segera membentuk panitia Musyawarah Daerah (Musda) sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten/kota untuk memilih kepengurusan baru.

Baca Juga :  Hurisna Jamhur Hadiri Alek Nagori Pacu Jawi di Payakumbuh, Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Masyarakat

Yusrizal juga menegaskan pentingnya melakukan pendataan ulang terhadap anggota PWI yang memiliki hak pilih sesuai ketentuan organisasi. Menurutnya, hanya anggota dengan status Anggota Biasa yang memenuhi persyaratan untuk menggunakan hak suara dalam Musda.

“Pendataan anggota sangat penting agar pelaksanaan Musda berjalan sesuai aturan. Hak memilih hanya dimiliki anggota yang berstatus Anggota Biasa sebagaimana diatur dalam ketentuan organisasi,” katanya.

Ia berharap seluruh proses regenerasi kepemimpinan di tubuh PWI Payakumbuh/Lima Puluh Kota dapat berlangsung secara demokratis, transparan, dan sesuai mekanisme organisasi, sehingga menghasilkan kepengurusan baru yang sah dan mampu menjalankan program kerja organisasi secara optimal.

Yusrizal juga mengajak seluruh anggota PWI untuk menjaga soliditas organisasi serta menghormati setiap tahapan yang akan dilaksanakan oleh PWI Provinsi Sumatera Barat demi menjaga marwah organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.(ws)

Berita Terkait

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar
Pedagang Desak Percepatan Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh
Kendalikan Inflasi dari Lingkungan ASN, Zulmaeta Luncurkan PETANI BERDASI di Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Perkuat Data Geospasial untuk Ketepatan Perencanaan Pembangunan
HAORNAS ke-43, Pemko Payakumbuh Tegaskan Olahraga sebagai Investasi Pembangunan Manusia
Pemko Payakumbuh Kaji Penutupan Sejumlah U-Turn dan Penataan Parkir untuk Atasi Kemacetan
Wako Zulmaeta: Madrasah Harus Jadi Benteng Karakter di Tengah Derasnya Arus Digital
Pemko Payakumbuh Mulai Terapkan Manajemen Talenta
Berita ini 181 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:09 WIB

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 21:31 WIB

Pedagang Desak Percepatan Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Kendalikan Inflasi dari Lingkungan ASN, Zulmaeta Luncurkan PETANI BERDASI di Payakumbuh

Rabu, 9 September 2026 - 09:47 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Data Geospasial untuk Ketepatan Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 09:38 WIB

HAORNAS ke-43, Pemko Payakumbuh Tegaskan Olahraga sebagai Investasi Pembangunan Manusia

Berita Terbaru

Payakumbuh

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar

Senin, 14 Sep 2026 - 07:09 WIB