Nama Anak dan Bayang-Bayang Wali Kota Zulmaeta Muncul di Tambang Halaban

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, liputansumbar. com

Isu panas kembali menggoyang kursi Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta. Ia disinyalir berada di balik layar pencairan pinjaman fantastis senilai sekitar Rp2 miliar dari Bank Nagari Cabang Payakumbuh pada akhir Juni lalu. Walau pihak bank membantah keterlibatannya, aroma politik dan konflik kepentingan makin kuat tercium.

Pinjaman ini menjadi sorotan lantaran tidak jelas apa agunan yang diberikan dan siapa nama sebenarnya sang debitur. Bank berdalih bahwa informasi tersebut terlindungi oleh regulasi perlindungan data nasabah. Namun, sumber internal menyebut pinjaman itu berkaitan erat dengan orang dalam lingkaran kekuasaan Zulmaeta.

Bahkan, kabarnya, dana tersebut mengalir ke putra Wali Kota, seorang dokter berinisial dr. Ar, yang berdomisili di Pekanbaru. Yang lebih mengejutkan, pinjaman tersebut tak digunakan untuk investasi di Payakumbuh, melainkan untuk mendanai bisnis tambang batu di Nagari Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Baca Juga :  Polres Payakumbuh Evaluasi Dapur MBG, Pastikan Distribusi Aman untuk Siswa

Bisnis ini dikonfirmasi langsung oleh pemilik perusahaan tambang CV. PH, seorang pengusaha lokal berinisial Sy. “Benar, kita kerja sama bisnis dengan dr. Ar senilai Rp10 miliar dan sudah berjalan delapan bulan,” kata Sy saat ditemui di kediamannya, Rabu (2/7).

Ia menegaskan bahwa bentuk kerja sama tersebut bersifat bagi hasil dan bukan pembagian kepemilikan perusahaan. “Luas lahan eksplorasi sekitar 20 hektare,” tambahnya.

Disisi lain, Hamdi Agus Anggota DPRD Fraksi PKS Kota Payakumbuh juga terlibat dalam membantu mencarikan Investor terhadap Tambang tersebut, salah satunya Ke Dr. Zulmaeta melalui perusahaan Anaknya yang juga seorang Dokter, tapi tambang tersebut masih belum jalan”ungkap Hamdi

Baca Juga :  Satpol PP Payakumbuh Razia Warung yang Buka Siang Hari Selama Ramadan 1447 H

Namun hingga berita ini diturunkan, Wali Kota Zulmaeta belum memberikan keterangan resmi. Saat dikonfirmasi wartawan, ia memilih bungkam.

Pengamat kebijakan publik, H. Tasrif, turut angkat bicara. Ia menilai Wali Kota perlu memberikan penjelasan terbuka agar tidak memicu spekulasi yang berlarut-larut. “Sebagai pejabat publik, beliau harus hati-hati. Isu tambang ini menyangkut legalitas, dan wajar jika publik bertanya-tanya. Jika tidak segera diluruskan, ini bisa merusak reputasinya sebagai walikota,” kata Tasrif.

Ia juga mengingatkan aparat penegak hukum agar tidak ragu menindak jika ditemukan unsur pelanggaran. “Apalagi sebelumnya, Wali Kota juga sempat didemo di Pekanbaru terkait persoalan tambang,” ungkapnya.(ws)

Berita Terkait

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar
Pedagang Desak Percepatan Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh
Kendalikan Inflasi dari Lingkungan ASN, Zulmaeta Luncurkan PETANI BERDASI di Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Perkuat Data Geospasial untuk Ketepatan Perencanaan Pembangunan
HAORNAS ke-43, Pemko Payakumbuh Tegaskan Olahraga sebagai Investasi Pembangunan Manusia
Pemko Payakumbuh Kaji Penutupan Sejumlah U-Turn dan Penataan Parkir untuk Atasi Kemacetan
Wako Zulmaeta: Madrasah Harus Jadi Benteng Karakter di Tengah Derasnya Arus Digital
Pemko Payakumbuh Mulai Terapkan Manajemen Talenta
Berita ini 2,116 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:09 WIB

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 21:31 WIB

Pedagang Desak Percepatan Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Kendalikan Inflasi dari Lingkungan ASN, Zulmaeta Luncurkan PETANI BERDASI di Payakumbuh

Rabu, 9 September 2026 - 09:47 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Data Geospasial untuk Ketepatan Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 09:38 WIB

HAORNAS ke-43, Pemko Payakumbuh Tegaskan Olahraga sebagai Investasi Pembangunan Manusia

Berita Terbaru

Payakumbuh

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar

Senin, 14 Sep 2026 - 07:09 WIB