Pemko Payakumbuh Dorong Ketahanan Pangan melalui Lomba Pengolahan Pangan Lokal B2SA 2026

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat berbasis potensi lokal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Lomba Pengolahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Tingkat Kota Payakumbuh Tahun 2026.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman membuka lomba yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh di halaman Kantor Ketahanan Pangan setempat, Kamis (20/8/2026).

Lomba tahunan tersebut diikuti perwakilan dari 10 kelurahan yang berasal dari Kecamatan Payakumbuh Timur dan Kecamatan Payakumbuh Utara. Para peserta menampilkan beragam kreasi pangan lokal yang diolah menjadi menu menarik, bergizi, seimbang, dan aman untuk dikonsumsi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menegaskan bahwa pelaksanaan lomba B2SA tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat.

Menurutnya, kekayaan pangan lokal yang dimiliki daerah memiliki potensi besar untuk dikembangkan apabila diolah secara kreatif, dikemas secara menarik, dan memenuhi standar keamanan pangan.

Baca Juga :  Perjalanan Dinas Tanpa Kepentingan Resmi, Istri Mantan Pj. Wali Kota Payakumbuh Jasman Rizal Jadi Temuan BPK

“Bahan pangan lokal yang sederhana punya potensi besar jika diolah dengan baik, dikemas menarik, serta memenuhi standar keamanan pangan. Kita ingin pangan lokal tak hanya untuk konsumsi rumah tangga, tetapi berkembang menjadi produk unggulan daerah,” ujar Elzadaswarman.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya pangan yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, pengembangan pangan lokal juga dinilai dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda menjelaskan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan memastikan ketersediaan bahan pangan.

Menurutnya, peningkatan nilai tambah, inovasi pengolahan, dan daya saing produk pangan lokal di pasar juga menjadi faktor penting.
Untuk mendukung target tersebut, Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh menggulirkan inovasi bertajuk GEMPITA BERSAMA (Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Pangan Inovatif Tangguh Menuju Konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman).

Baca Juga :  Liga Silaturahmi Perisai 2025 Resmi Dibuka Wawako Payakumbuh, Dihadiri 47 Tim SSB se-Sumbar dan Riau

Gerakan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Kelompok Wanita Tani (KWT), Tim Penggerak PKK, hingga pelaku usaha pangan lokal.

“Melalui penilaian yang transparan dan profesional, pemenang lomba ini nantinya diproyeksikan mewakili Kota Payakumbuh pada ajang serupa di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Edvidel.

Melalui kegiatan B2SA dan inovasi GEMPITA BERSAMA, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap pemanfaatan pangan lokal dapat semakin berkembang di tengah masyarakat.

Tidak hanya menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari, pangan lokal juga diharapkan mampu tumbuh sebagai produk bernilai ekonomi dan menjadi salah satu kekuatan daerah dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Eni Muis Zulmaeta, jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta dewan juri penilai.(ws)

Berita Terkait

Pedagang Desak Percepatan Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh
Kendalikan Inflasi dari Lingkungan ASN, Zulmaeta Luncurkan PETANI BERDASI di Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Perkuat Data Geospasial untuk Ketepatan Perencanaan Pembangunan
HAORNAS ke-43, Pemko Payakumbuh Tegaskan Olahraga sebagai Investasi Pembangunan Manusia
Pemko Payakumbuh Kaji Penutupan Sejumlah U-Turn dan Penataan Parkir untuk Atasi Kemacetan
Wako Zulmaeta: Madrasah Harus Jadi Benteng Karakter di Tengah Derasnya Arus Digital
Pemko Payakumbuh Mulai Terapkan Manajemen Talenta
Pemko Payakumbuh Tegaskan Pasar Blok Barat Aset Daerah, Pedagang Berstatus Penyewa
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:31 WIB

Pedagang Desak Percepatan Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Kendalikan Inflasi dari Lingkungan ASN, Zulmaeta Luncurkan PETANI BERDASI di Payakumbuh

Rabu, 9 September 2026 - 09:47 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Data Geospasial untuk Ketepatan Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 09:38 WIB

HAORNAS ke-43, Pemko Payakumbuh Tegaskan Olahraga sebagai Investasi Pembangunan Manusia

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WIB

Pemko Payakumbuh Kaji Penutupan Sejumlah U-Turn dan Penataan Parkir untuk Atasi Kemacetan

Berita Terbaru