Pemko Payakumbuh Perkuat Pelayanan Publik dan Identitas Daerah Lewat Tiga Ranperda Strategis

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta identitas daerah melalui pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang saat ini tengah dibahas bersama DPRD Kota Payakumbuh.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat membacakan jawaban Wali Kota Payakumbuh terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Rabu (17/6/2026).

Menurut Elzadaswarman, Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta memandang pembahasan ranperda sebagai bagian penting dalam menghadirkan regulasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian visi pembangunan daerah.

“Pandangan umum yang disampaikan tersebut merupakan masukan, saran, dan kritikan yang sifatnya membangun serta menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk penyempurnaan tiga ranperda dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah ke depan dengan lebih baik bersama-sama dengan DPRD Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Tiga ranperda yang dibahas meliputi Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Ranperda tentang Mars Payakumbuh, serta Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Sago Kota Payakumbuh.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh fraksi DPRD terhadap keberhasilan Pemko Payakumbuh mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Resmi Luncurkan 47 Koperasi Merah Putih Kelurahan, Dorong Ekonomi Rakyat

Menurut Elzadaswarman, capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh unsur penyelenggara pemerintahan dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Terima kasih kami ucapkan atas apresiasi dari fraksi-fraksi atas pencapaian opini WTP untuk yang kedua belas kali yang diraih oleh Pemko Payakumbuh, yang merupakan upaya kita bersama seluruh komponen penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh,” katanya.

Pada Ranperda tentang Mars Payakumbuh, pemerintah menilai regulasi tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas budaya sekaligus menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap daerah.

Elzadaswarman menjelaskan penyusunan ranperda tersebut telah melalui berbagai forum diskusi dan konsultasi dengan melibatkan tokoh adat, LKAAM, Bundo Kanduang, tokoh seni, akademisi, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

“Ranperda tentang Mars Payakumbuh merupakan langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya, menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah, serta membangun semangat kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan Kota Payakumbuh yang maju, sejahtera, dan berbudaya,” jelasnya.

Baca Juga :  168 Warga Binaan Lapas Tanjung Pati Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Sementara itu, perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perumda Air Minum Tirta Sago dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan agar semakin efektif, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan pelayanan masyarakat.

Pemerintah Kota Payakumbuh juga terus mendorong peningkatan layanan air bersih melalui pengembangan sumber air baku, pemeliharaan jaringan distribusi, serta optimalisasi operasional perusahaan daerah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

“Pemko Payakumbuh akan melakukan pengawasan yang efektif melalui Dewan Pengawas sesuai dengan aturan yang berlaku dalam mengawal dan meningkatkan kinerja perusahaan,” tegasnya.

Elzadaswarman menambahkan, seluruh proses pembahasan tiga ranperda akan terus dilakukan secara terbuka dan konstruktif bersama DPRD agar setiap regulasi yang dihasilkan benar-benar implementatif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia meyakini regulasi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat identitas daerah, menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih yang berkualitas.

“Kami meyakini sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD akan menjadi kekuatan utama dalam melahirkan kebijakan yang mendukung kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Tegaskan Pasar Blok Barat Aset Daerah, Pedagang Berstatus Penyewa
Payakumbuh Siagakan 350 Personel dan Ratusan Peralatan Hadapi Bencana dan Gangguan Kamtibmas
PPPK Payakumbuh Diminta Pegang Empat Pilar: Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela
Pemko Payakumbuh Matangkan Rencana Pembangunan Pasar Ibuh Blok Barat
Wali Kota Payakumbuh Salurkan Bantuan CPP
Pemko dan DPRD Payakumbuh Sepakati Perubahan APBD 2026
Wako Zulmaeta Tegaskan PPPK Jangan Sekadar Bekerja
Wako Zulmaeta Apresiasi Dedikasi Kader PKK Payakumbuh
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:37 WIB

Pemko Payakumbuh Tegaskan Pasar Blok Barat Aset Daerah, Pedagang Berstatus Penyewa

Senin, 7 September 2026 - 15:24 WIB

Payakumbuh Siagakan 350 Personel dan Ratusan Peralatan Hadapi Bencana dan Gangguan Kamtibmas

Senin, 7 September 2026 - 15:13 WIB

PPPK Payakumbuh Diminta Pegang Empat Pilar: Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela

Jumat, 4 September 2026 - 15:06 WIB

Pemko Payakumbuh Matangkan Rencana Pembangunan Pasar Ibuh Blok Barat

Kamis, 3 September 2026 - 14:47 WIB

Pemko dan DPRD Payakumbuh Sepakati Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Redaksi

Galugua dan Misteri Pemodal di Balik Ekskavator

Rabu, 9 Sep 2026 - 11:53 WIB