Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Lima Puluh Kota, Perkuat Solidaritas Luak Limopuluah

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan yang telah lama terjalin dalam satu rumpun Luak Limopuluah.

Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan proposal permohonan bantuan keuangan oleh Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, kepada Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, di ruang kerja Wali Kota Payakumbuh, Kamis (11/06/2026).

Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD), yang memberikan ruang bagi pemerintah daerah yang tidak terdampak bencana untuk membantu daerah lain yang sedang menjalani proses pemulihan pascabencana.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan finansial, melainkan juga simbol kuatnya hubungan historis, sosial, dan budaya yang telah lama mengikat Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas dan kepedulian antardaerah yang diikat tali persaudaraan. Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh ibarat saudara kandung dalam naungan Luak Limopuluah yang terikat oleh sejarah, budaya, adat istiadat, serta hubungan sosial yang telah terjalin erat sejak lama dan tidak dapat dipisahkan. Ketika saudara sedang menghadapi musibah, sudah menjadi tanggung jawab moral bagi kita untuk hadir, membantu, dan saling menguatkan,” ujar Zulmaeta.

Baca Juga :  Bupati Lima Puluh Kota: Pancasila Harus Hadir dalam Keadilan Sosial yang Nyata

Menurutnya, kebijakan Kemendagri memberikan kesempatan bagi daerah yang tidak terdampak bencana untuk turut berkontribusi dalam proses pemulihan wilayah yang mengalami musibah.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga aktivitas ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat dapat kembali pulih dengan lebih cepat,” tambahnya.

Selain Kabupaten Lima Puluh Kota, Pemko Payakumbuh juga mengalokasikan bantuan keuangan masing-masing sebesar Rp1 miliar kepada Kabupaten Agam dan Kabupaten Aceh Singkil. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Zulmaeta menambahkan, sinergi antarpemerintah daerah merupakan salah satu faktor penting dalam memperkuat ketahanan wilayah menghadapi bencana sekaligus memastikan masyarakat terdampak memperoleh dukungan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemko dan Pemangku Adat Capai Titik Temu Regulasi Pembangunan Eks Pasar Payakumbuh Disepakati

Sementara itu, Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pemko Payakumbuh kepada masyarakat di daerahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat terdampak bencana dan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” kata Safni.

Ia menilai bantuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat persaudaraan antara Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh tetap terjaga dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk saat masyarakat membutuhkan bantuan pascabencana.

Bantuan keuangan tersebut diharapkan mampu mempercepat perbaikan infrastruktur yang terdampak, memulihkan layanan dasar masyarakat, serta mendukung pemulihan ekonomi warga sehingga aktivitas kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Kolaborasi antara kedua daerah itu juga menjadi contoh praktik baik solidaritas antardaerah dalam memperkuat penanganan bencana, mempercepat proses pemulihan, dan membangun ketahanan masyarakat secara berkelanjutan.(ws)

Berita Terkait

Warga Payakumbuh Barat Keluhkan Air PDAM Tidak Jernih dan Berwarna Hijau Lumut
Fraksi NasDem Soroti Kemandirian Fiskal dan Lonjakan Belanja Modal dalam Perubahan APBD Payakumbuh 2026
Payakumbuh Kembali Jadi Tuan Rumah IHR Merdeka Cup 2026
Festival Archery Merdeka 2026 Dukung Pembinaan Atlet dan Sport Tourism Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Perkuat PAUD sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun
Jumat Berkah Berbagi, 55 Anak Yatim di Koto Panjang Dalam Makan Bersama Warga
Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan Melanggar Ketentuan di Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol
Pemko Payakumbuh Dorong Ketahanan Pangan melalui Lomba Pengolahan Pangan Lokal B2SA 2026
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Warga Payakumbuh Barat Keluhkan Air PDAM Tidak Jernih dan Berwarna Hijau Lumut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Fraksi NasDem Soroti Kemandirian Fiskal dan Lonjakan Belanja Modal dalam Perubahan APBD Payakumbuh 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Payakumbuh Kembali Jadi Tuan Rumah IHR Merdeka Cup 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Festival Archery Merdeka 2026 Dukung Pembinaan Atlet dan Sport Tourism Payakumbuh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Jumat Berkah Berbagi, 55 Anak Yatim di Koto Panjang Dalam Makan Bersama Warga

Berita Terbaru

Payakumbuh

Payakumbuh Kembali Jadi Tuan Rumah IHR Merdeka Cup 2026

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:20 WIB