Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan Melanggar Ketentuan di Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat penataan ruang kota dan menjaga keberadaan ruang publik agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara tertib. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menertibkan bangunan yang tidak sesuai ketentuan di kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol, Kamis (20/8/2026).

Penertiban dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dengan melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, TNI, dan Polri.

Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh Muslim mengatakan, penertiban tersebut dilakukan setelah pemerintah melalui sejumlah tahapan, mulai dari sosialisasi, pendataan, pemberian peringatan hingga penerbitan Surat Perintah Bongkar (SPB) kepada pemilik atau pihak yang menguasai bangunan.

“Penertiban ini merupakan bagian dari penataan kawasan dan upaya menjaga fungsi ruang publik serta fasilitas umum. Sebelum tindakan dilakukan, pemerintah sudah melalui tahapan sosialisasi, pendataan, peringatan hingga penerbitan Surat Perintah Bongkar,” kata Muslim.

Muslim menjelaskan, di kawasan Jalan Imam Bonjol terdapat tujuh bangunan yang sebelumnya telah menerima SPB. Seluruh bangunan tersebut kini telah dibongkar.
Sementara itu, di kawasan Taman Wisata Batang Agam terdapat 16 bangunan yang menerima SPB. Dari jumlah tersebut,

sebanyak 13 bangunan telah dibongkar.
Sedangkan tiga bangunan lainnya masih dalam proses pembongkaran karena pemiliknya mengajukan tambahan waktu untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang

“Untuk bangunan yang meminta tambahan waktu, kami memberikan kesempatan agar pembongkaran dapat dilakukan sendiri oleh pemilik. Pemerintah tetap memastikan prosesnya berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Dalam penertiban tersebut, tim juga menyerahkan tujuh SPB baru kepada pemilik atau pihak yang menguasai bangunan di kawasan Taman Wisata Batang Agam.

Menurut Muslim, saat dilakukan pendataan pada 11 Agustus 2026, bangunan-bangunan tersebut dalam kondisi tidak beroperasi. Selain itu, pemilik maupun pihak yang menguasai bangunan tidak berada di lokasi.

Setelah dilakukan pendataan lanjutan, pihak terkait akhirnya berhasil ditemukan sehingga SPB dapat disampaikan secara langsung.
SPB tersebut memberikan waktu selama 7 x 24 jam kepada pemilik atau pihak yang menguasai bangunan untuk melakukan pembongkaran sebagian maupun seluruh bangunan yang dimaksud.

Penertiban Dilakukan Berkelanjutan
Muslim menegaskan, penertiban tidak hanya dilakukan di kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol. Pemerintah Kota Payakumbuh akan melanjutkan penataan di berbagai kawasan yang ditemukan terdapat bangunan melanggar ketentuan tata ruang maupun pemanfaatan fasilitas umum yang tidak sesuai peruntukannya.

“Pesan Bapak Wali Kota, penertiban ini tidak hanya dilakukan sekarang dan tidak hanya di kawasan ini. Pemerintah berkomitmen melakukan penertiban secara berkelanjutan di berbagai kawasan yang ditemukan melanggar tata ruang maupun menyalahgunakan fasilitas umum,” katanya.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Jadikan Kinerja sebagai Dasar Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu

Ia menambahkan, kebijakan penertiban tersebut bukan berarti pemerintah membatasi kegiatan ekonomi masyarakat ataupun investasi. Pemko Payakumbuh tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk berusaha dan investor untuk berinvestasi selama seluruh aktivitas tersebut memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Pemko Payakumbuh tidak melarang masyarakat untuk berusaha maupun investor untuk berinvestasi. Yang harus dipastikan, seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai aturan, tidak menggunakan fasilitas umum secara tidak semestinya dan tidak melanggar ketentuan tata ruang,” ujarnya.

Kembalikan Fungsi Ruang Publik
Penataan kawasan akan dilanjutkan secara bertahap dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah menargetkan ruang publik di Kota Payakumbuh dapat kembali berfungsi secara tertib, aman, nyaman, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Muslim berharap seluruh pihak dapat memahami sekaligus mendukung kebijakan penataan tersebut. Menurutnya, penertiban bukan semata-mata kegiatan membongkar bangunan, tetapi bagian dari upaya pemerintah memastikan ruang kota memiliki fungsi yang jelas dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.

“Kami berharap seluruh pihak memahami dan mendukung kebijakan ini. Penataan dilakukan bukan semata-mata untuk membongkar bangunan, tetapi untuk memastikan ruang kota tertata dan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat,” kata Muslim.(ws)

Berita Terkait

Wawako Elzadaswarman Sambut 100 Peserta Khatam Al-Quran SD Islam Raudhatul Jannah
Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemko Payakumbuh Salurkan Beasiswa Pendidikan
Atlet Binaraga Payakumbuh Borong Empat Medali di Malaysia
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026
Wako Zulmaeta Lantik 114 Pejabat Pemko Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Berduka,ASN Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka Tutup Usia
Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Wawako Elzadaswarman Sambut 100 Peserta Khatam Al-Quran SD Islam Raudhatul Jannah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemko Payakumbuh Salurkan Beasiswa Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Wako Zulmaeta Lantik 114 Pejabat Pemko Payakumbuh

Berita Terbaru

Payakumbuh

Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 18:27 WIB

Pasaman Barat

Polres Pasaman Barat Gelar Operasi Patuh Singgalang 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 18:50 WIB