Pemkot Payakumbuh Dukung Penuh OPERASI PATUH SINGGALANG 2025, Tegaskan Komitmen Tertib Lalu Lintas

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, liputansumbar. com

Pemerintah Kota Payakumbuh menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas melalui kehadiran Wakil Wali Kota Elzadaswarman dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Singgalang 2025. Apel digelar di halaman Mapolres Payakumbuh dan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Kompol Julianson.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekda Kabupaten Limapuluh Kota, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh.

Dalam pernyataannya, Wakil Wali Kota Elzadaswarman, yang akrab disapa Om Zet, menegaskan dukungan penuh terhadap operasi yang akan berlangsung selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli 2025.

“Ketertiban berlalu lintas adalah cerminan peradaban suatu masyarakat. Operasi ini bukan semata soal penindakan, tetapi juga bentuk edukasi untuk membangun budaya sadar dan peduli keselamatan di jalan raya,” ujar Om Zet.

Baca Juga :  Akses Terputus, Tim Medis Payakumbuh Tetap Masuk ke Lokasi

Ia menekankan bahwa keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada sinergi lintas sektor—antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Operasi Patuh Singgalang disebutnya sejalan dengan upaya mewujudkan visi nasional Indonesia Emas 2045, di mana kedisiplinan masyarakat menjadi fondasi pentingnya.

Operasi tahun ini difokuskan pada penindakan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, seperti pengendara yang tidak menggunakan helm, melawan arus, serta penggunaan ponsel saat berkendara.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Gelar Lomba Bertutur 2026, Dorong Literasi Anak Berbasis Budaya

Sementara itu, Wakapolres Kompol Julianson menegaskan bahwa tujuan utama operasi ini adalah menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, sekaligus membentuk karakter masyarakat yang lebih taat hukum dan berbudaya keselamatan.

Apel gelar pasukan melibatkan unsur gabungan dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, dan instansi teknis lainnya. Usai apel, dilakukan pemeriksaan kendaraan dinas dan kesiapan personel yang akan diterjunkan selama pelaksanaan operasi.

Pemko Payakumbuh berharap, dengan adanya kegiatan ini, tingkat kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat, dan angka kecelakaan bisa ditekan secara signifikan.(rel)

Berita Terkait

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton
Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah
Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar
Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Berita ini 548 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:24 WIB

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:56 WIB

Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Berita Terbaru