Payakumbuh,liputansumbar.com
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyerahkan bantuan pangan berupa Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) alokasi Juli hingga September 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di Kota Payakumbuh.
Penyerahan bantuan secara simbolis dipusatkan di Kantor Lurah Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara, Jumat (4/9/2026) pagi.
Bantuan pangan tersebut merupakan program Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang penyalurannya dilakukan melalui Perum Bulog hingga diterima langsung oleh masyarakat penerima manfaat.
Dalam kesempatan tersebut, Zulmaeta menekankan pentingnya memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lancar, tertib dan tepat sasaran. Ia meminta jajaran terkait, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, camat hingga lurah, ikut mengawal proses distribusi.
Menurutnya, pengawasan diperlukan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.
“Bantuan pangan berupa beras ini disalurkan untuk membantu masyarakat penerima manfaat. Saya tegaskan dan harapkan kepada seluruh penerima bantuan bahwa beras ini adalah untuk dikonsumsi bersama keluarga, bukan untuk dijual kembali ataupun ditukar tambah,” tegas Zulmaeta dalam sambutannya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda mengatakan, data penerima bantuan pangan untuk alokasi Juli hingga September 2026 bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial Republik Indonesia.
“Jumlah penerima bantuan pangan untuk Kota Payakumbuh pada periode ini sebanyak 14.020 Kepala Keluarga (KK). Alhamdulillah, jumlah penerima bertambah sebanyak 392 KK dibandingkan dengan alokasi bulan sebelumnya,” ujar Edvidel dalam laporannya.
Ia menjelaskan, total beras yang disalurkan mencapai 420.600 kilogram. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan.
“Adapun khusus untuk Kelurahan Napar, penerima bantuan berjumlah 431 KK,” katanya.
Edvidel menambahkan, penyaluran CPP beras merupakan salah satu langkah pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi potensi kekurangan pangan yang dapat berdampak terhadap krisis pangan dan gizi.
Selain pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi, sekaligus melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga pangan.
Dengan penyaluran tersebut, sebanyak 14.020 KK di Kota Payakumbuh mendapatkan bantuan beras dengan total keseluruhan mencapai 420,6 ton. Masing-masing keluarga memperoleh 30 kilogram beras untuk kebutuhan selama tiga bulan.
Penyerahan bantuan secara simbolis di Kelurahan Napar turut didampingi Pimpinan Cabang Perum Bulog Bukittinggi, Asisten Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Sosial, serta Camat Payakumbuh Utara.
Pemerintah Kota Payakumbuh berharap bantuan pangan tersebut dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat tetap terpenuhi selama periode penyaluran.(ws)








