Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Canangkan Program 100 Hari Kerja

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan komitmennya dalam membangun pemerintahan yang responsif dan berdampak langsung bagi masyarakat melalui program 100 hari kerja. Program ini menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan agenda strategis yang berfokus pada peningkatan pelayanan publik, pengendalian inflasi, serta pengentasan kemiskinan dan stunting.

“Sejak awal saya dilantik, saya ingin memastikan bahwa masyarakat merasakan manfaat nyata dari pemerintahan ini. Program 100 hari kerja kami susun dengan cermat agar dampaknya bisa langsung dirasakan, terutama dalam pelayanan publik, pengendalian inflasi, dan pengentasan kemiskinan,” ujar Zulmaeta dalam rapat di Gedung DPRD Kota Payakumbuh, Senin (3/3/2025).

Inovasi Pelayanan Publik untuk Kemudahan Masyarakat
Sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik, Pemko Payakumbuh meluncurkan berbagai program inovatif yang menjadi prioritas Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman, di antaranya:

Sahabat Adnaan – Mempermudah pasien penyakit kronis dalam memperoleh obat, termasuk layanan pengantaran ke rumah, serta penataan parkir dan antrean di RSUD Dr. Adnaan WD.
Wali Kota Melayani – Wali Kota Zulmaeta, yang juga seorang dokter spesialis, akan turun langsung melayani pasien di rumah sakit pada waktu tertentu.
Lapor Dok Wako – Layanan pengaduan masyarakat yang tersedia secara offline dan online di Mal Pelayanan Publik Kota Payakumbuh.
Klinik Cegak Basamo – Layanan pemeriksaan kesehatan dan donor darah di Mal Pelayanan Publik.
Digitalisasi Sekolah – Peningkatan jaringan internet di sekolah serta penerapan konsep sekolah digital.
Kota Berseri – Program kebersihan kota dan sekolah, termasuk pembuatan eco brick dan eco enzym di sekolah untuk mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan.
Payakumbuh Cerdas – Insentif guru TPA, beasiswa pendidikan, pengisian jabatan kepala sekolah yang kosong, serta peluncuran sekolah digital bagi sekolah yang telah menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG).
Pengendalian 5 Titik Rawan Banjir – Pemeliharaan drainase dan gotong royong membersihkan sungai di kawasan rawan banjir.
Taman Digital Kecamatan – Penyediaan layanan internet gratis di taman-taman digital di lima kecamatan.
Pembangunan Gerbang Kota – Pembangunan gerbang kota di Kelurahan Balai Panjang, berbatasan dengan Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Upaya Pengendalian Inflasi dan Peningkatan Kesejahteraan
Dalam rangka menekan inflasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Zulmaeta dan Elzadaswarman menyiapkan beberapa langkah konkret, antara lain:

Baca Juga :  Pasar Padang Kaduduak Bangkit, Tapi Hanya Ramai Saat Pejabat Datang Berswafoto

Pembenahan Irigasi – Pemeliharaan dan pembersihan saluran irigasi guna meningkatkan produksi pertanian.
Penataan Kawasan Pusat Kota – Perbaikan infrastruktur di kawasan strategis seperti Simpang Tugu Adipura, Simpang Ngalau, Kubu Gadang, serta Jalan Sudirman dan Soekarno-Hatta.
Pembenahan Kawasan Pasar – Peningkatan kebersihan dan pengelolaan parkir di pasar.
Tahan Tani – Pemanfaatan lahan kosong dengan bantuan bibit komoditas palawija guna mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi.
Efisiensi Anggaran dan Partisipasi Masyarakat
Dalam penyusunan dan pelaksanaan program ini, Wali Kota Zulmaeta menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025, Pemko Payakumbuh akan melakukan penghematan belanja agar anggaran dapat digunakan secara lebih produktif.

Baca Juga :  Polres Payakumbuh Gelar Launching Gerakan Pangan Murah

Zulmaeta juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antara berbagai pihak, termasuk DPRD, akademisi, pelaku usaha, komunitas sosial, dan masyarakat luas.

“Kemajuan Payakumbuh bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Saya mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan dalam membangun Payakumbuh yang lebih maju dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah strategis ini, diharapkan program 100 hari kerja dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat daya saing Kota Payakumbuh.(rel)

Berita Terkait

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton
Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah
Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar
Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Berita ini 987 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:24 WIB

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:56 WIB

Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Berita Terbaru