Wali Kota Zulmaeta Luncurkan Gerakan Payakumbuh Resik, Dorong Aksi Nyata Kurangi Sampah dan Kendalikan Perubahan Iklim

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta resmi meluncurkan Gerakan Payakumbuh Resik (Responsif, Ekonomis, Sirkular, Inklusif, dan Kolaboratif) pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sebagai upaya memperkuat pengurangan sampah, penghijauan lingkungan, dan pengendalian perubahan iklim berbasis partisipasi masyarakat.

Peluncuran gerakan tersebut dilakukan saat Apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di GOR Nan Ompek, Kelurahan Tanjung Pauh, Jumat (5/6/2026). Momentum itu sekaligus menandai dimulainya berbagai program lingkungan yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, komunitas, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Melalui Gerakan Payakumbuh Resik, masyarakat didorong untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memperluas penanaman pohon, serta memperkuat penerapan ekonomi sirkular guna mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan gerakan tersebut lahir sebagai respons terhadap meningkatnya tantangan lingkungan yang dihadapi masyarakat, mulai dari persoalan sampah, pencemaran, hingga dampak perubahan iklim yang semakin nyata dirasakan.

“Sebagai kota yang terus bertumbuh, kita harus menyadari bahwa kemajuan ekonomi tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat ikut bergerak nyata menyukseskan Gerakan Payakumbuh Resik,” ujar Zulmaeta.
Ia menjelaskan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema

Baca Juga :  Mantan Karyawan Bank Sukses Berbisnis Itik Bertelur di Tengah Kelesuan Pasar

“Inspired by Nature, For Climate, and For Future”. Sementara di tingkat nasional, tema tersebut diterjemahkan melalui slogan “Saatnya Bekerja untuk Iklim” atau #NowForClimate sebagai ajakan memperkuat aksi nyata dalam menjaga lingkungan.
Menurutnya, dunia saat ini menghadapi tiga tantangan besar yang saling berkaitan, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

“Masa depan iklim ditentukan oleh keputusan dan tindakan yang kita lakukan hari ini. Kita tidak bisa lagi hanya berbicara tanpa aksi nyata,” tegasnya.
Zulmaeta menambahkan, Gerakan Payakumbuh Resik dirancang sebagai gerakan kolaboratif dan berkelanjutan yang bertujuan membangun perubahan perilaku masyarakat menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Gerakan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap Gerakan Indonesia ASRI yang mendorong penguatan nilai-nilai ekologis dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai-nilai ekologis harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari memilah sampah, mengurangi plastik sekali pakai, hingga menjaga ruang hijau di lingkungan masing-masing,” katanya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Payakumbuh juga meluncurkan maskot Gerakan Payakumbuh Resik bernama SI-Lah (Siko Memilah) yang akan menjadi ikon kampanye edukasi lingkungan dan pemilahan sampah di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Payakumbuh Minta ASN Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Payakumbuh juga diisi dengan penanaman pohon di kawasan GOR Nan Ompek, aksi gotong royong membersihkan lingkungan di sepanjang Batang Agam, serta pembagian tas belanja ramah lingkungan kepada masyarakat di Pasar Ibuh.

Zulmaeta turut menyampaikan apresiasi kepada para petugas kebersihan, komunitas peduli lingkungan, aktivis lingkungan, pelajar, dan seluruh masyarakat yang selama ini berperan aktif menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan di Kota Payakumbuh.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin Payakumbuh dapat menjadi kota yang bersih, sehat, dan berkontribusi dalam upaya pengendalian perubahan iklim,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Rida Ananda, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, serta perwakilan instansi dan komunitas lingkungan.

Pemerintah Kota Payakumbuh menargetkan Gerakan Payakumbuh Resik menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memperkuat budaya peduli lingkungan, mengurangi timbulan sampah, memperluas ruang hijau, serta mendukung upaya pengendalian emisi melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.(ws)

Berita Terkait

Intervensi Kerawanan Pangan, Pemko Payakumbuh Salurkan Sembako untuk 300 Keluarga Miskin
Wawako Elzadaswarman Sambut 100 Peserta Khatam Al-Quran SD Islam Raudhatul Jannah
Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemko Payakumbuh Salurkan Beasiswa Pendidikan
Tegas! Pemko Payakumbuh Segel Lima Bangunan yang Diduga Langgar Aturan Tata Ruang
Atlet Binaraga Payakumbuh Borong Empat Medali di Malaysia
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026
Wako Zulmaeta Lantik 114 Pejabat Pemko Payakumbuh
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Intervensi Kerawanan Pangan, Pemko Payakumbuh Salurkan Sembako untuk 300 Keluarga Miskin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Wawako Elzadaswarman Sambut 100 Peserta Khatam Al-Quran SD Islam Raudhatul Jannah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemko Payakumbuh Salurkan Beasiswa Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Atlet Binaraga Payakumbuh Borong Empat Medali di Malaysia

Berita Terbaru

Payakumbuh

Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 18:27 WIB