Pedagang Tuding Kebakaran di Sengaja, Pemerintah Dorong CBD Modern

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh ,liputansumbar.com

Percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya revitalisasi pasar di Kota Payakumbuh, kini menjadi sorotan tajam di tengah lesunya ekonomi masyarakat. Alih-alih membawa harapan, proyek ambisius Pemerintah Kota ini justru menyisakan kesedihan mendalam bagi ribuan pedagang kecil.

Bagaimana tidak, selain dihantam turunnya daya beli masyarakat, para pedagang juga baru saja kehilangan mata pencaharian akibat kebakaran yang melanda ratusan toko dan kios di pusat pertokoan Payakumbuh. Di tengah duka itu, mereka kembali harus berhadapan dengan rencana besar pemerintah untuk merombak kawasan pasar tradisional menjadi pusat bisnis modern.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, dalam Sarasehan Ekonomi Sumatera Barat 2025 di Padang, Selasa (22/7/2025), menegaskan komitmen pemerintah kota memperkuat fondasi ekonomi daerah. Forum yang dihadiri kepala daerah se-Sumbar itu mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Inovasi dan Kolaborasi Menuju Perekonomian Tangguh di Sumatera Barat.”

Dalam paparannya, Elzadaswarman memperkenalkan sejumlah proyek strategis, salah satunya Revitalisasi Pusat Pertokoan Kota (Pasar Inpres) menjadi Central Business District (CBD) modern. Kawasan berusia lebih dari empat dekade itu dirancang menjadi pusat bisnis dengan konsep trade center, culinary center, hotel dan apartemen, area pameran, hingga viewing tower 360°. Bangunan baru akan dirancang ramah lingkungan (green building) setinggi maksimal 10 lantai, yang diharapkan menjadi ikon ekonomi baru Payakumbuh.

Baca Juga :  Wawako Payakumbuh Dukung Pendidikan Fleksibel Lewat UT: SDM Unggul untuk Masa Depan

Namun, di balik rencana megah itu, ribuan pedagang kecil kini merasa menjadi korban.

“Ini sangat zholim. Kami kehilangan kios karena kami menduga ada indikasi ini dibakar. Saat usaha makin sulit, daya beli masyarakat turun, sekarang kami malah dihadapkan dengan api yang meluluh lantakkan usaha kami,” ungkap H.Esa Ketua IP3,Pengurus dan Puluhan pedagang dalam pertemuan dengan awak media di Balai Wartawan Kota Payakumbuh.

Menurut H. Esa, didampingi pengurus IP3, lima hari sebelum kebakaran ini terjadi pihaknya diundang Pemerintah Daerah untuk membahas konsep revitalisasi bersama konsultan Universitas Bung Hatta (UBH).

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Evaluasi Program 100 Hari: Fokus Penanganan Sampah dan Akselerasi Pembangunan

“Konsep itu bagus karena menata ulang pasar. Tapi dari penyampaian Pemda, yang mereka inginkan adalah membongkar pasar lama lalu membangun yang baru. Kami sudah sampaikan, kita tidak menolak pembangunan, tapi kondisi pasar sekarang juga harus diperhatikan. Tata dulu dimana kami berdagang,” tegas H. Esa.

Terkait kebakaran, H. Esa bahkan menduga adanya kaitan dengan penolakan pedagang terhadap rencana revitalisasi.

“Apa hubungannya dengan kejadian kebakaran ini? Karena kita menolak keinginan Pemda. Padahal gedung saat ini masih bagus, masih layak pakai. Dua bulan terakhir, CCTV pasar malah dibongkar. Kami berburuk sangka, pasar ini sengaja dibakar. Kebakaran ini tidak murni, tapi kami duga disengaja,” ujarnya tegas.

Di satu sisi, proyek ini memang digadang-gadang mampu membuka peluang investasi dan menghadirkan wajah baru Payakumbuh. Namun, di sisi lain meninggalkan luka mendalam bagi kami pedagang kecil yang menggantungkan hidup di pasar tradisional yang menjadi Korban.(ws)

Berita Terkait

Menteri LH: Operasional TPA Berakhir 2028, Pemko Payakumbuh Percepat Tata Kelola Sampah
Safari Ramadan di Masjid Arruhama, Wali Kota Payakumbuh Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perangi Narkoba
Rakor Pemprov Sumbar dan Pemko Payakumbuh, Bahas Bencana, Infrastruktur, hingga Hilirisasi Ekonomi
Pemko Payakumbuh Terima 165 Sertifikat Aset Tanah dari BPN, Lampaui Target 2025
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Pembangunan Masjid Nurul Jannah Tigo Koto Dibaruah
Wakil Wali Kota Elzadaswarman Pimpin Safari Ramadan di Masjid Ikhlas Payolansek, Serahkan Hibah Rp50 Juta
Wali Kota Payakumbuh Serahkan Bantuan Rp35 Juta untuk Pembangunan Masjid Baiturrahman saat Safari Ramadan
Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Tepat Sasaran dan Aman
Berita ini 1,052 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:28 WIB

Menteri LH: Operasional TPA Berakhir 2028, Pemko Payakumbuh Percepat Tata Kelola Sampah

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:05 WIB

Safari Ramadan di Masjid Arruhama, Wali Kota Payakumbuh Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perangi Narkoba

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:56 WIB

Rakor Pemprov Sumbar dan Pemko Payakumbuh, Bahas Bencana, Infrastruktur, hingga Hilirisasi Ekonomi

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:42 WIB

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Pembangunan Masjid Nurul Jannah Tigo Koto Dibaruah

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:57 WIB

Wakil Wali Kota Elzadaswarman Pimpin Safari Ramadan di Masjid Ikhlas Payolansek, Serahkan Hibah Rp50 Juta

Berita Terbaru