Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Payakumbuh Pastikan Asupan Gizi Sesuai Standar BGN

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Payakumbuh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan gizi pelajar, anak, dan ibu di wilayah kerjanya. Melalui program binaan Yayasan Kemala Bhayangkari Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga ini kini melayani 7 sekolah penerima manfaat dan 4 posyandu, dengan total 3.219 anak, ditambah 200 balita, 37 ibu hamil, dan 49 ibu menyusui.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Payakumbuh Mutia Ayunda Afsari.SH menjelaskan, seluruh kegiatan pengolahan makanan dijalankan sesuai standar BGN, mulai dari pengawasan sarana dan prasarana dapur kering dan basah, pasokan bahan baku, hingga proses pengolahan bahan makanan seperti lauk pauk dan sayuran. Setiap tahap diawasi secara ketat untuk memastikan kualitas gizi dan kebersihan makanan yang akan dikonsumsi penerima manfaat.

Baca Juga :  Wawako Payakumbuh Buka Turnamen Biliar Pra Porwarprov

“Mulai dari dapur kering dan dapur basah, hingga pasokan bahan baku dan pengolahan bahan seperti lauk dan sayur, semuanya harus melalui kontrol yang ketat. Hal ini agar setiap penerima manfaat mendapatkan asupan yang sesuai standar dari BGN. Sample produk juga kami laporkan secara berkala,” ungkapnya.

Baca Juga :  Investor hingga Politisi Terlibat, Ini Peta 16 Dapur MBG di Payakumbuh


Ia menambahkan, pengawasan tidak hanya dilakukan pada tahap pengolahan, tetapi juga pada tahapan distribusi makanan ke sekolah dan posyandu binaan. Dengan sistem kontrol tersebut, pihaknya memastikan makanan tetap higienis, bergizi, dan aman dikonsumsi oleh anak-anak serta ibu penerima manfaat.

Program ini menjadi bukti nyata kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu. Upaya ini juga sejalan dengan program nasional penurunan angka stunting, serta mendukung terciptanya generasi sehat dan cerdas di masa depan.(ws)

Berita Terkait

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton
Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah
Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar
Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Berita ini 398 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:24 WIB

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:56 WIB

Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Berita Terbaru