Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Lantik Tim Posyandu dan Launching Posyandu Enam SPM 2026

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com — Zulmaeta resmi melantik Tim Pembina Posyandu Kota Payakumbuh, Pengurus Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Tim Penggerak PKK, serta TP Posyandu Kecamatan se-Kota Payakumbuh di Aula Josrizal Zein, Lantai 3 Balai Kota, Kamis (12/02/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan launching Posyandu enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Pekan Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen penguatan layanan dasar berbasis masyarakat.

Dalam sambutannya, Zulmaeta menegaskan bahwa pelantikan TP Posyandu Kota Payakumbuh periode 2025–2029 serta peluncuran Posyandu enam SPM merupakan langkah maju dalam memperluas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang melalui enam bidang SPM yang meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

“Kami berharap Tim Pembina mampu mendorong inovasi pelayanan, meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, serta menjadi motor penggerak partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Launching Posyandu enam SPM dan Pekan Posyandu Bidang Kesehatan 2026 ditandai dengan pemukulan gong serta penandatanganan komitmen bersama dengan tema “Posyandu Hebat, Keluarga Kuat, Sumatera Barat Sehat.”

Baca Juga :  Wali Kota Zulmaeta Sambut Haru Kepulangan 201 Jemaah Haji Payakumbuh: Simbol Spiritualitas dan Semangat Membangun Daerah

Menurut Zulmaeta, tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama untuk mewujudkan masyarakat Payakumbuh yang lebih sehat dan berkualitas.

Soroti Perlindungan Perempuan dan Anak

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan peran strategis P2TP2A sebagai garda terdepan dalam perlindungan perempuan dan anak. Sepanjang 2025, P2TP2A Kota Payakumbuh tercatat menangani 33 kasus anak dan 24 kasus perempuan. Kasus terbanyak adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), diikuti kekerasan seksual dan penelantaran.

“Data ini menjadi pengingat bahwa masih banyak perempuan dan anak yang membutuhkan perlindungan serta pendampingan kita,” katanya.

Zulmaeta menutup arahannya dengan menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK dan TP Posyandu Kecamatan agar partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis keluarga semakin meningkat.

“Kolaborasi lintas sektor serta peran aktif seluruh pengurus sangat penting agar tugas dan fungsi dapat dijalankan secara maksimal, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Payakumbuh yang juga Ketua TP Posyandu dan Ketua P2TP2A Kota Payakumbuh, Eni Zulmaeta, menyampaikan bahwa Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan berbasis masyarakat dan titik temu utama antara pemerintah dengan masyarakat dalam pemenuhan layanan dasar.

Baca Juga :  Bantuan Pangan CPP Mulai Disalurkan di Payakumbuh

“Keberhasilan Posyandu tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan dan kader, tetapi juga dukungan lintas sektor serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong penguatan Posyandu melalui transformasi layanan terpadu sejalan dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu berbasis Standar Pelayanan Minimal atau Posyandu enam SPM.

Menurutnya, pendekatan tersebut membuat Posyandu berkembang menjadi pusat layanan dasar masyarakat secara menyeluruh, tidak terbatas pada layanan kesehatan ibu dan anak semata.

Eni juga menyoroti masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak berdasarkan data 2025.

“Data ini menjadi alarm bagi kita semua. Pencegahan harus diperkuat melalui edukasi, sosialisasi, dan penguatan ketahanan keluarga. Kita tidak boleh lengah,” tambahnya.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh kader dan pengurus yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan inovasi demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Payakumbuh.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal penguatan sinergi. Dengan Posyandu yang hebat dan keluarga yang kuat, kita optimis Payakumbuh akan semakin sehat dan berkualitas,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Resmikan Gerai Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Pemko Payakumbuh Ajukan Empat Ranperda, Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Pemko Payakumbuh–BAZNAS Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 100 Mahasiswa Kurang Mampu
Sekda Rida Ananda Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran di Musrenbang Payakumbuh Timur 2027
Pelantikan ASN Malam Hari Jadi Polemik, BKPSDM Payakumbuh Buka Suara
Pemko Payakumbuh Perkuat Birokrasi, Lantik Pejabat Strategis untuk Akselerasi Pelayanan Publik
Menteri PU Pastikan Revitalisasi Pasar Payakumbuh Segera Diproses
CUF 2026 Jadi Momentum Dorong Pelajar Payakumbuh Siap Bersaing Global
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:53 WIB

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Lantik Tim Posyandu dan Launching Posyandu Enam SPM 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:17 WIB

Pemko Payakumbuh Resmikan Gerai Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:39 WIB

Pemko Payakumbuh–BAZNAS Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 100 Mahasiswa Kurang Mampu

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:22 WIB

Sekda Rida Ananda Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran di Musrenbang Payakumbuh Timur 2027

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:03 WIB

Pelantikan ASN Malam Hari Jadi Polemik, BKPSDM Payakumbuh Buka Suara

Berita Terbaru