Wali Kota Zulmaeta Pastikan Tak Ada Penggusuran Pedagang dalam Penataan Pasar Ibuh Barat

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Kekhawatiran para pedagang terkait rencana penataan Pasar Ibuh Barat dijawab langsung oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta saat meninjau kawasan Pasar Ibuh, Jumat (08/05/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Zulmaeta menegaskan pemerintah tidak akan melakukan penggusuran terhadap pedagang dan memastikan seluruh pedagang tetap memiliki ruang untuk berjualan selama proses pembangunan berlangsung.

“Tidak akan ada penggusuran bagi para pedagang. Pemerintah akan mengoptimalkan lahan-lahan kosong agar aktivitas perdagangan tetap berjalan,” kata Zulmaeta saat berdialog langsung dengan pedagang di kawasan Pasar Ibuh Barat.

Peninjauan itu turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Kepala Dinas Koperasi dan UKM M. Faizal, Kasatpol PP Dewi Novita, Kalaksa BPBD Devitra, serta jajaran Bidang Pasar.

Baca Juga :  Wali Kota Zulmaeta Lantik 1.034 PPPK Paruh Waktu 2025, Perkuat Layanan Publik Kota Payakumbuh

Menurut Zulmaeta, pemerintah sengaja turun langsung ke lapangan untuk memastikan informasi yang diterima pedagang tidak simpang siur terkait rencana penataan pasar tersebut.

Ia menilai komunikasi langsung dengan pedagang sangat penting agar seluruh tahapan pembangunan berjalan secara terbuka dan dipahami bersama oleh masyarakat, khususnya para pelaku usaha di kawasan pasar tradisional itu.

“Saya ingin mendengar langsung aspirasi pedagang supaya tidak ada informasi yang tidak pasti. Semua masukan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Sampaikan Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2026 di DPRD

Zulmaeta juga menegaskan Pemerintah Kota Payakumbuh akan memprioritaskan pemanfaatan lahan kosong di sekitar kawasan Pasar Ibuh sehingga pedagang tidak perlu direlokasi ke tempat lain.

Dengan langkah tersebut, para pedagang tetap dapat menjalankan aktivitas usaha di lokasi sebelumnya selama proses pembangunan dan penataan kawasan berlangsung.

Kebijakan itu diharapkan mampu menjaga stabilitas aktivitas perdagangan di Pasar Ibuh sekaligus menciptakan kawasan pasar yang lebih tertata, nyaman, dan aman bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Berduka,ASN Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka Tutup Usia
Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen
Pemko Payakumbuh Bersama Komisi IX DPR RI dan BPJS Perluas Perlindungan Pekerja Rentan
Hari Santri 2026, Wawako Payakumbuh Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi
Pemko Payakumbuh Siapkan 35 Calon Kepala Sekolah
Pemko Payakumbuh Bidik Predikat Informatif dalam Monev KI Sumbar 2026
Cabai Merah Rp50 Ribu per Kilogram Jadi Buruan Warga di Gerakan Pangan Murah Payakumbuh
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Pakan Selasa Payakumbuh
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Pemko Payakumbuh Berduka,ASN Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka Tutup Usia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemko Payakumbuh Bersama Komisi IX DPR RI dan BPJS Perluas Perlindungan Pekerja Rentan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Hari Santri 2026, Wawako Payakumbuh Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Pemko Payakumbuh Bidik Predikat Informatif dalam Monev KI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Payakumbuh

Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:37 WIB