Lima Puluh Kota ,liputansumbar.com
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Lazismu Pusat menyalurkan bantuan pembangunan ruang kelas baru untuk SD Muhammadiyah Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kemaslahatan BPKH–Lazismu yang menyasar penguatan sektor pendidikan di berbagai daerah.
Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian Muhammadiyah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di lembaga pendidikan yang membutuhkan penguatan sarana dan prasarana belajar mengajar.
Ketua Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lima Puluh Kota, Wengki Poetra Chaniago, M.Ag, mengatakan bahwa bantuan pembangunan ruang kelas baru tersebut merupakan implementasi dari program kemaslahatan yang telah dirancang secara proporsional oleh Lazismu Pusat bersama BPKH.
“Program Kemaslahatan BPKH–Lazismu ini merupakan amanah besar yang harus disalurkan secara tepat sasaran. Salah satunya melalui pembangunan ruang kelas baru di SD Muhammadiyah Sarilamak agar proses pendidikan berjalan lebih baik,” ujar Wengki. Di payakumbuh, Senin 7/3/2026.
Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas penting dalam program kemaslahatan karena memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga mampu menjadi pemicu peningkatan kualitas pendidikan serta semangat belajar bagi para siswa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Sarilamak, Ir. Nurmis Madiati, M.T, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan melalui program tersebut. Ia mengaku bantuan pembangunan ruang kelas baru tersebut sangat bermanfaat bagi sekolah, terutama dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya ruang kelas baru, proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan siswa memiliki ruang belajar yang lebih layak,” kata Nurmis Madiati.
Menurutnya, keberadaan sarana pendidikan yang memadai akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan akademik maupun karakter siswa.
“Kami berharap dukungan seperti ini terus berlanjut sehingga sekolah-sekolah yang berada di daerah dapat terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi muda,” ujarnya.
Program Kemaslahatan BPKH–Lazismu sendiri merupakan bentuk sinergi antara pengelolaan dana kemaslahatan umat dengan program sosial Muhammadiyah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan masyarakat.
Melalui program tersebut, diharapkan lembaga pendidikan Muhammadiyah di daerah dapat semakin berkembang serta mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. (WS)








