Bupati Agam Apresiasi Keberanian Tim Payakumbuh: “Perjalanan Mereka Tidak Mudah”

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Agam, liputansumbar.com

Kabupaten Agam kini memasuki fase kritis pascabencana besar yang melanda sejumlah wilayah. Akses jalan masih banyak terputus, ratusan warga dilaporkan hilang, dan sebagian daerah sepenuhnya terisolasi. Di tengah situasi genting tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh bergerak cepat memberikan dukungan langsung ke titik terdampak.

Rombongan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, yang menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata antarwilayah dalam mempercepat penanganan bencana.

“Ini bukan hanya soal menyerahkan bantuan. Ini tentang bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak,” ujar Sekda Rida Ananda saat penyerahan bantuan di Rumah Dinas Bupati Agam, Senin (01/12/2025).

Rida turut menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Payakumbuh yang saat ini tengah mengoordinasikan bantuan di kabupaten/kota terdampak lainnya. Menurutnya, seluruh unsur Pemko Payakumbuh kini bergerak serentak untuk membantu Sumatera Barat.


Pemko Payakumbuh membawa bantuan logistik dengan rincian:

Baca Juga :  Wali Kota Zulmaeta Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan Daerah

Beras 590 kg

Mie instan 267 dus

Telur 87 papan

Ikan sarden 9 karton

Minyak goreng 7,5 dus

Air mineral 57 dus

Pempers 2 dus

Makanan ringan 6 dus

Selimut 1 kodi

Susu UHT 1 dus

Perlengkapan mandi 10 paket

Pakaian 3 kantong

Rendang 1 dus

Selain kebutuhan pokok, Payakumbuh juga mengirim dua ambulans, tenaga kesehatan, serta relawan Tagana, Pramuka, dan dapur umum yang akan menyebar ke titik-titik paling membutuhkan bantuan cepat.

“Silakan Pak Bupati menentukan penempatan tim. Kami siap ditempatkan di titik mana pun, sejauh itu mempercepat penanganan,” tegas Rida.

Untuk mendukung percepatan pembukaan akses jalan yang masih tertimbun material, Pemko Payakumbuh juga menyatakan kesiapan mengirim alat berat ke lokasi bencana.

“Kalau dibutuhkan, kita siap turunkan alat berat untuk membantu evakuasi,” tambahnya.

Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan kondisi terkini yang semakin mengkhawatirkan. Hingga malam ini, 130 warga ditemukan meninggal dunia dan 74 orang masih dinyatakan hilang.

Baca Juga :  Korban Galodo Jembatan Kembar: Keluarga Terima Santunan dari Pemko dan Baznas Payakumbuh

“Ini daerah terdampak paling parah. Longsor, jalan terputus, banjir di beberapa titik. Banyak wilayah yang terisolasi,” kata Bupati Benni.

Akses menuju Agam lumpuh dari berbagai arah. Rombongan Payakumbuh pun tidak bisa melewati jalur Matua maupun Balingka yang sepenuhnya terputus.

Benni menjelaskan bahwa wilayah Matua, Palembayan, Sungai Batang, serta lima jorong di Malalak masih terisolasi total. Warga di sana telah kehabisan beras dan kebutuhan pokok.

“Hari ini kita kirim bantuan ke sana, dibantu oleh Provinsi Sumatera Barat,” jelasnya.

Bupati Benni secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh yang tetap memaksakan perjalanan melewati jalur darurat demi memastikan bantuan sampai ke titik aman distribusi.

“Atas nama Pemkab dan masyarakat Agam, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh. Semoga ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” tutupnya.(ws)

Penulis : Syamsir wandi
Editor : Rino chandra

Berita Terkait

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton
Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah
Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar
Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:24 WIB

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:56 WIB

Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Berita Terbaru