Bupati Safni Sikumbang Tegaskan Lompatan Besar Sektor Pertanian Lima Puluh Kota

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota,liputansumbar.com

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, sektor pertanian dinilai tetap menjadi penyangga utama perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan komitmennya untuk mendorong lompatan besar di sektor ini agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, saat membuka rapat koordinasi bersama seluruh penyuluh pertanian se-Kabupaten Lima Puluh Kota di Gedung IPHI Tanjung Pati, Senin (06/04/2026).

Dalam arahannya, Safni menegaskan bahwa pola kerja lama yang stagnan tidak boleh lagi dipertahankan. Menurutnya, sektor pertanian membutuhkan langkah besar yang nyata, terukur, dan mampu memberikan dampak langsung terhadap kehidupan petani.

“Kalau kita masih bekerja dengan cara lama, hasilnya juga akan tetap sama. Hari ini kita butuh lompatan, bukan langkah kecil. Dan lompatan itu harus dimulai dari penyuluh,” tegas Safni di hadapan peserta rakor.

Baca Juga :  Wakil Bupati Lima Puluh Kota Tanam Padi Dukung Program ASTA Cita di Lapas Kelas III Suliki

Ia menilai penyuluh pertanian bukan sekadar perpanjangan tangan pemerintah, tetapi menjadi ujung tombak perubahan di lapangan. Melalui para penyuluh, inovasi, pengetahuan, dan teknologi pertanian dapat diterjemahkan langsung kepada petani.

Safni juga mengingatkan agar kehadiran penyuluh tidak hanya sebatas formalitas administrasi, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi petani.

“Jangan hanya datang membawa program, tapi pulang tanpa perubahan. Pastikan setiap langkah saudara melahirkan dampak. Petani harus lebih paham, lebih terampil, dan lebih produktif dari sebelumnya,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih jauh, ia menyoroti berbagai tantangan besar yang dihadapi sektor pertanian ke depan, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan lahan, hingga tekanan ekonomi. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut keberanian untuk berinovasi dan keluar dari zona nyaman.

“Tidak ada lagi alasan untuk tidak beradaptasi. Teknologi harus masuk ke sawah, ke ladang, ke kehidupan petani kita. Penyuluh harus menjadi jembatan antara kemajuan dan kebutuhan di lapangan,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Limapuluh Kota Gaet Investor Malaysia untuk Dorong Ekspor Tembakau dan Nira Aren

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Lima Puluh Kota, Witra Porsepwandi, menegaskan bahwa seluruh penyuluh harus bergerak dalam satu irama untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan petani yang mandiri serta sejahtera.

“Kita tidak sedang menjalankan program biasa. Kita sedang memperjuangkan masa depan petani. Kalau hari ini kita bekerja setengah hati, maka yang kita wariskan adalah ketertinggalan. Tapi kalau kita bergerak sungguh-sungguh, kita sedang menanam kesejahteraan untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi bagi para penyuluh pertanian di Kabupaten Lima Puluh Kota untuk memperkuat peran mereka sebagai motor penggerak transformasi sektor pertanian di daerah tersebut.(ws)

Berita Terkait

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi
Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren
Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota
Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar
Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota
2.000 Warga Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota Terisolasi
Dugaan Perundungan di Asrama ICBS Harau Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:37 WIB

Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:41 WIB

Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota

Berita Terbaru