Disnakerperin Payakumbuh Gelar Pelatihan Ecoprint untuk Dorong Industri Kreatif Ramah Lingkungan

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar

Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh melalui Bidang Perindustrian menggelar kegiatan Pelatihan Ecoprint sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat dalam bidang industri kreatif berbasis lingkungan.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan lanjutan bagi para pelaku industri rumahan agar mampu menciptakan produk yang inovatif, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomis tinggi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Payakumbuh, Ny. Yeni Elzadaswarman, di Aula Disnakerperin, Selasa (22/04/2025).

Dalam sambutannya, Yeni mengapresiasi pelatihan tersebut karena dinilai selaras dengan visi pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. “Ecoprint tidak hanya memperkenalkan teknik pewarnaan alami, tetapi juga mengangkat potensi lokal serta mendukung prinsip ekonomi berkelanjutan. Saya berharap pelatihan ini dapat menjadi awal tumbuhnya usaha baru, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga yang ingin mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Ecoprint sendiri merupakan teknik pencetakan kain menggunakan pewarna alami dari dedaunan, bunga, dan bagian tanaman lainnya. Proses ini ramah lingkungan dan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar tempat tinggal.

Baca Juga :  Bupati Safni Jadi Pembina Apel Setelah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Pelatihan menghadirkan narasumber utama, Widdiyanti dari Canting Buana, seorang praktisi nasional yang berpengalaman membimbing komunitas perajin di berbagai daerah.

Kepala Disnakerperin Kota Payakumbuh, Yunida Fatwa, menyebutkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program unggulan yang bertujuan meningkatkan keterampilan serta kemandirian masyarakat, khususnya di sektor industri kecil dan menengah (IKM). “Kami tidak hanya melatih keterampilan teknis, tapi juga memberikan wawasan kewirausahaan agar peserta mampu mengelola produk mereka menjadi usaha yang berkelanjutan dan kompetitif,” jelasnya.

Kabid Perindustrian Elya Harmi menambahkan, pelatihan selama empat hari ini merupakan kelanjutan dari pelatihan dasar sebelumnya. Materi meliputi pengenalan bahan alami, teknik penciptaan motif artistik, hingga pengembangan produk seperti tas, syal, jilbab, dan dekorasi rumah berbahan dasar ecoprint.

Baca Juga :  Dorong Perlindungan Kekayaan Intelektual, Wali Kota Payakumbuh Terima Kunjungan Dirjen KI Kemenkumham RI

“Peserta juga didorong mengeksplorasi identitas visual lokal melalui motif-motif khas daerah, sehingga mampu menjadi ciri khas produk ecoprint Payakumbuh,” ungkap Elya.

Program ini mendapat sambutan positif dari para peserta, yang mayoritas terdiri dari pelaku usaha kecil, ibu rumah tangga, dan anggota kelompok usaha perempuan. Salah satu peserta, Roni Fitra, menyatakan antusiasmenya mengikuti pelatihan lanjutan. “Dulu saya baru mengenal dasarnya, sekarang saya tahu bagaimana membuat produk yang punya nilai jual. Saya ingin menjadikan ini sebagai usaha rumahan yang bisa menambah penghasilan,” ujarnya.

Ke depan, Disnakerperin Kota Payakumbuh berkomitmen terus memfasilitasi pelatihan serupa yang menekankan pada inovasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal. Dengan upaya ini, geliat industri kreatif di Payakumbuh diharapkan tumbuh secara inklusif dan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat.(rel)

Berita Terkait

500 Kontingen Payakumbuh Resmi Dilepas, Siap Berlaga di Porprov Sumbar XVI 2026
Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen
Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial
Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI
Pemko Payakumbuh dan Kementerian PU Bekali serta Uji Kompetensi 115 Tenaga Kerja Konstruksi
Wali Kota Zulmaeta Dorong PWI Paliko Perkuat Profesionalisme dan Etika Jurnalistik
Hari Pramuka ke-65, Pemko Payakumbuh Dorong Generasi Muda Kreatif
Payakumbuh Jadi Salah Satu dari Tiga Daerah Pelaksana Kriyasi Nasional
Berita ini 582 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 07:04 WIB

500 Kontingen Payakumbuh Resmi Dilepas, Siap Berlaga di Porprov Sumbar XVI 2026

Senin, 28 September 2026 - 07:20 WIB

Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen

Senin, 28 September 2026 - 07:11 WIB

Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial

Senin, 28 September 2026 - 07:03 WIB

Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI

Minggu, 27 September 2026 - 05:49 WIB

Wali Kota Zulmaeta Dorong PWI Paliko Perkuat Profesionalisme dan Etika Jurnalistik

Berita Terbaru

Payakumbuh

Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI

Senin, 28 Sep 2026 - 07:03 WIB