Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Serahkan Bantuan kepada Warga Latina yang Berjuang Melawan Penyakit

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, liputansumbar

Di bulan yang penuh berkah, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta turun langsung menyerahkan bantuan kepada tiga warga Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) yang tengah berjuang melawan penyakitnya.

“Saya tidak bisa tinggal diam ketika mendengar ada warga kita yang sedang berjuang melawan penyakit berat. Mereka adalah bagian dari keluarga besar Payakumbuh, dan sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk saling membantu,” kata Wako Zulmaeta didampingi Wawako Elzadaswarman saat menyerahkan bantuan di Latina, Selasa (04/03/2025).

“Saya ingin memastikan mereka mendapatkan perhatian yang layak dan tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini,” lanjutnya.

Zulmaeta juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Latina yang telah bergotong royong membantu sesama melalui donasi swadaya yang telah berjalan sejak 2017.

“Saya sangat bangga dengan warga Latina yang selalu menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong. Inilah esensi dari kebersamaan kita di Payakumbuh, saling membantu tanpa memandang latar belakang. Semangat ini harus terus kita jaga,” ujarnya.

Namun, melihat kondisi para penerima donasi, Zulmaeta merasa terpanggil untuk turut memberikan bantuan tambahan, memastikan warganya mendapatkan perhatian dan dukungan maksimal.

“Saya tidak ingin ada masyarakat yang merasa dibiarkan berjuang sendiri. Pemerintah akan selalu hadir untuk membantu mereka, baik secara moril maupun materil,” tegasnya.

Baca Juga :  Sekda Kota Payakumbuh Ajak ASN Hemat Energi dan Disiplin Kelola Sampah

Wali Kota Payakumbuh mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap sesama, apalagi di bulan Ramadan yang penuh keberkahan ini.

“Mari kita bersama-sama membantu saudara kita yang membutuhkan. Sedikit dari kita, sangat berarti bagi mereka. Semoga Allah melimpahkan keberkahan dan rezeki kepada kita semua,” katanya.

Aksi nyata Wali Kota Payakumbuh ini kembali membuktikan bahwa kepemimpinannya bukan hanya tentang kebijakan, tetapi juga tentang hati dan kepedulian yang tulus untuk rakyatnya.

“Saya akan terus berupaya untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kita ingin Payakumbuh menjadi kota yang tidak hanya maju, tetapi juga penuh kasih sayang dan kepedulian,” pungkasnya.

Senada dengan wali kota, Camat Latina Diki Engla juga mengapresiasi kekompakan masyarakat di Kecamatan Latina yang menggalang bantuan. Bantuan yang diberikan sebelumnya juga digalang untuk membangun rumah masyarakat yang tidak layak huni.

”Kepedulian kelompok masyarakat ini patut dicontoh oleh masyarakat lainnya di Kelurahan lainnya di Kecamatan Latina. Tidak hanya hari ini mereka menggalang bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang sakit, namun juga untuk membangun rumah masyarakat yang tidak layak huni.” Tambahnya.

Baca Juga :  Wako Zulmaeta Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Perubahan APBD Payakumbuh 2025

Diki juga terus mendorong kepedulian ASN di Kecamatan Latina yang dikolaborasikan dengan Puskesmas.

”Di Kecamatan kita juga ada gerakan Bang Apin atau Sumbangan Seribu Tiap Senin dari ASN. Gerakan ini juga kita kolaborasikan dengan Puskesmas, sehingga membantu masyarakat.” Tutupnya.

Adapun ketiga masyarakat Latina yang menerima bantuan adalah sebagai berikut:

Wega Cahyani (34 tahun), seorang ibu tangguh dari Koto Panjang Padang, mengalami pendarahan subdural akibat penyumbatan pembuluh darah di otaknya. Awalnya hanya sakit kepala hebat pada Desember 2024, namun kemudian Wega kehilangan kesadaran dan harus dilarikan ke rumah sakit. Operasi pertama telah dilakukan pada Januari 2025, sementara operasi kedua menunggu kondisi fisiknya stabil.

Muhammad Al Hamdan (8 tahun), bocah luar biasa dari Koto Panjang Dalam, mengalami osteogenesis imperfecta atau kerapuhan tulang yang membuatnya harus menjalani perawatan rutin ke RS M. Djamil Padang setiap dua bulan.

Refna (56 tahun), seorang kepala keluarga yang menjadi tulang punggung keluarganya, kini harus berjuang melawan kanker hati. Rasa sakit yang tak tertahankan sejak November 2024 tak menyurutkan semangatnya, namun keterbatasan ekonomi menjadi tantangan besar. (rel)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD
Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh
600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD
Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event
Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang
Hadapi Cuaca Ekstrim,Wali Kota Zulmaeta Instruksikan Penanganan Cepat dan Terukur
Berita ini 1,007 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:08 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:58 WIB

600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:42 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:01 WIB

Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh

Berita Terbaru