Limapuluh Kota Raih Penghargaan Nasional dari Kemenhut atas Komitmen dalam Program Perhutanan Sosial

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, liputansumbar.com

Kabupaten Lima Puluh Kota kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Celebration of Our Achievement yang digelar oleh Kementerian Kehutanan RI sebagai penutup program Strengthening of Social Forestry in Indonesia Project (SSF), daerah ini dinobatkan sebagai salah satu dari enam kabupaten terbaik dari empat provinsi lokasi program SSF.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, kepada Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni Sikumbang, dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (24/06/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Safni mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas penghargaan tersebut. Ia menyebut, capaian ini adalah bukti nyata dari komitmen dan kerja keras Pemerintah Kabupaten dalam mengembangkan pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Perdana 1446 Hijriyah, TSR Pemkab Lima Puluh Kota Sambangi Mesjid Baiturrahmah Sariak Laweh

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan mendampingi kami di daerah, terutama Kementerian Kehutanan, tim SSF Project, serta masyarakat Lima Puluh Kota. Semoga capaian ini menjadi pijakan awal menuju langkah-langkah keberlanjutan yang lebih kuat di masa mendatang,” ujar Safni.

Menurut Safni, sejak dimulainya proyek SSF di Lima Puluh Kota pada tahun 2022, telah terbentuk 41 Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) dan 114 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) yang melibatkan tak kurang dari 39.116 kepala keluarga (KK). Program ini tak hanya memperkuat tata kelola kehutanan sosial, tapi juga berdampak nyata pada peningkatan ekonomi masyarakat serta pelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Ekonomi Lesu, Fraksi Golkar Dorong Percepatan Serapan APBD Limapuluh Kota 2025

“Dengan adanya program perhutanan sosial ini, usaha dan perekonomian masyarakat terus meningkat. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keberlanjutan ini bersama masyarakat,” imbuhnya.

Keberhasilan Kabupaten Lima Puluh Kota ini mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah pelopor dalam mendukung upaya konservasi sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui kebijakan perhutanan sosial yang holistik dan partisipatif.(rel)

Berita Terkait

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi
Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren
Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota
Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar
Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota
2.000 Warga Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota Terisolasi
Dugaan Perundungan di Asrama ICBS Harau Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 433 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:37 WIB

Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:41 WIB

Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota

Berita Terbaru