Kementerian ESDM Turunkan Tim Ahli Kaji Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota,liputansumbar. com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan tim ahli dari Badan Geologi Bandung untuk mengkaji fenomena sinkhole yang terjadi di kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Tim ahli Badan Geologi tiba di lokasi Kamis pagi (8/1/2026) dan langsung melakukan peninjauan awal. Kedatangan tim didampingi oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Ardiman, serta anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky.

Tim Badan Geologi yang terdiri dari Riyan Nur dan Taufik Wirabuana disambut oleh Camat Situjuah Limo Nagari IL Yandri, Kapolsek Situjuah AKP Hendra, Danpos TNI Peltu Wahidi, Wali Nagari Situjuah Batua Emil Nofri Ihsan, serta Kepala Jorong Tepi Salmi.

“Kami baru datang. Agenda kami fokus pada pengambilan data dan pemeriksaan awal terhadap fenomena sinkhole di sini,” ujar Taufik Wirabuana di lokasi.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Raih Opini WTP ke-12 Berturut-turut dari BPK RI

Ia menjelaskan, kajian lapangan akan dilakukan selama dua hari ke depan, dengan fokus pada kajian cepat (rapid assessment) untuk mengidentifikasi karakteristik geologi di kawasan tersebut.

“Rencananya Sabtu sampai Minggu. Kita belum all-out, masih fokus kajian cepat untuk menjawab fenomena apa sebenarnya. Kita lihat kondisi tanahnya, airnya, serta karakter sinkhole di sini. Tentunya kondisi di Sumatera Barat berbeda dengan fenomena serupa yang ada di Jawa,” jelasnya.

Taufik juga menanggapi isu yang berkembang di media sosial terkait banyaknya pengunjung yang datang mengambil air dari dalam sinkhole karena dipercaya memiliki khasiat menyembuhkan penyakit.

“Jangan terpengaruh isu-isu yang tidak berdasar. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya. Klaim-klaim seperti air bisa menyembuhkan penyakit itu belum terbukti,” tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta Plt Kepala Badan Geologi Lana Saria atas respons cepat terhadap surat permohonan dari Pemerintah Daerah Limapuluh Kota, camat, dan pemerintah nagari.

Baca Juga :  Polres Payakumbuh Laksanakan Apel Pergelaran Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2025

“Respons cepat ini penting agar masyarakat tidak cemas dan tidak muncul spekulasi liar di tengah warga,” ujar Fajar.

Ia berharap, hasil kajian teknis dari Badan Geologi dapat menjadi dasar ilmiah bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah antisipatif dan kebijakan yang tepat.

“Semoga kajian ini bisa menjawab berbagai spekulasi dan kecemasan warga. Hasil kajian Badan Geologi tentu akan menjadi acuan Pemda dalam mengambil langkah antisipatif dan kebijakan solutif. Mewakili masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bahlil dan Ibu Lana Saria atas respons cepatnya,” pungkas Fajar. (ws)

Berita Terkait

H. Mulyadi Resmi Pimpin PAN Limapuluh Kota, Siap Targetkan Kemenangan Pemilu dan Tambah Kursi DPRD
DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi
Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren
Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota
Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar
Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota
2.000 Warga Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota Terisolasi
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:34 WIB

H. Mulyadi Resmi Pimpin PAN Limapuluh Kota, Siap Targetkan Kemenangan Pemilu dan Tambah Kursi DPRD

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:04 WIB

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik

Senin, 1 Juni 2026 - 14:37 WIB

Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasaman Barat Gelar Bakti Kesehatan

Kamis, 18 Jun 2026 - 18:18 WIB