Pasca Debat Perdana Calon Gubernur Sumbar 2024 Panas, Warga Luak Limopuluah lirik Epyardi Asda-Ekos Albar

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,liputansumbar – Debat perdana pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Barat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Rabu malam (13/11), menjadi sorotan warga, khususnya di Luak Limopuluah yang meliputi Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Mengusung tema “Transformasi Tata Kelola Pemerintahan, SDM, Ketahanan Sosial, Budaya, dan Agama,” debat yang disiarkan langsung sejumlah media elektronik ini berlangsung panas.

Dua pasangan calon yang bertarung, Mahyeldi-Vasko Ruseimy dan Epyardi Asda-Ekos Albar, saling sindir soal capaian mereka selama menjabat sebagai kepala daerah. Gubernur petahana Mahyeldi menuding Epyardi, yang juga Bupati Solok, sebagai sosok yang sering berkonflik dengan DPRD hingga menciptakan kegaduhan. Namun, pasangan Epyardi Asda-Ekos Albar tetap tenang dan tidak terpancing untuk membalas serangan tersebut.

Baca Juga :  Wabup Lima Puluh Kota Paparkan 25 Usulan Strategis dalam Musrenbang RPJMD Sumbar 2025–2029

Menurut tokoh masyarakat Kota Payakumbuh, Saiful Hadi Datuak Bagindo Bosa Nan Kayo, sikap tenang Epyardi mencerminkan karakter kepemimpinan yang tegas dan matang. “Sebagai calon pemimpin, Epyardi menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik. Ini yang dibutuhkan masyarakat Sumbar saat ini: pemimpin yang tulus, berkarakter, tegas, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Saiful, yang juga Wakil Ketua Asosiasi Pedagang Kreatif Lapangan (APKL) Kota Payakumbuh.

Saiful menilai visi dan misi yang disampaikan pasangan Epyardi Asda-Ekos Albar sangat realistis, khususnya untuk wilayah Luak Limopuluah. Salah satu janji mereka yang menarik perhatian adalah pembangunan jalan Payakumbuh-Lintau yang sudah lama terbengkalai.

“Jalan Payakumbuh-Lintau adalah akses vital yang selama ini kurang mendapat perhatian dari Pemprov Sumbar. Dengan komitmen pasangan Epyardi-Ekos, masyarakat melihat harapan baru untuk pembangunan infrastruktur di daerah ini,” kata Saiful, yang juga Wakil Ketua LKAAM Akabiluru dan Sekretaris KAN Sariak Laweh, Kabupaten Limapuluh Kota.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Uji Jaringan BTS Telkomsel di Sitinjau Lauik, Blank Spot Kini Teratasi

Debat perdana ini juga meningkatkan elektabilitas pasangan Epyardi Asda-Ekos Albar. Menurut Saiful, warga Luak Limopuluah semakin yakin dengan pasangan nomor urut 2 tersebut karena program-programnya yang konkret dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Pasca debat, pasangan Epyardi Asda-Ekos Albar jadi perbincangan hangat. Saya yakin, masyarakat Luak Limopuluah akan mendukung mereka karena visi mereka jelas untuk membangun daerah,” pungkas Saiful.

Dengan semakin dekatnya hari pemilihan, dinamika politik di Sumatera Barat kian menarik untuk disimak. Pasangan mana yang akan mendapat kepercayaan rakyat Sumbar? Semua akan terjawab di hari pemilihan nanti.(ws)

Berita Terkait

Diskusi Gonjong Limo: Zulmaeta–Elzadaswarman Soroti Kolaborasi Bangun Luhak Limo Puluah
Kunjungan Mentan ke Sumbar kecewa, Andre Rosiade Soroti Kinerja Pemda
Pakar Hukum: Hati-hati, Polemik Video Bupati 50 Kota Bisa Berujung Pembohongan Publik
Aktivis Desak Polda Sumbar Usut Tuntas Dugaan VCS Seret Nama Bupati Lima Puluh Kota, Tampa Kompromi
Pakar Telematika: Dalih Video Rekayasa dalam Kasus Bupati 50 Kota, Sudahlah!
Aktivis Sumbar Serang Balik Pernyataan Kuasa Hukum Bupati Syafni soal Chat Messenger Kasus VCS
Wawako Payakumbuh Hadiri Kunker Mendes PDT di Pariaman
Gerindra Bongkar Dugaan Skema Pemakzulan Bupati Safni di Talkshow, Ketua DPRD Limapuluh Kota Terkejut
Berita ini 1,232 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:51 WIB

Diskusi Gonjong Limo: Zulmaeta–Elzadaswarman Soroti Kolaborasi Bangun Luhak Limo Puluah

Sabtu, 18 April 2026 - 16:54 WIB

Kunjungan Mentan ke Sumbar kecewa, Andre Rosiade Soroti Kinerja Pemda

Jumat, 10 April 2026 - 15:40 WIB

Pakar Hukum: Hati-hati, Polemik Video Bupati 50 Kota Bisa Berujung Pembohongan Publik

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Aktivis Desak Polda Sumbar Usut Tuntas Dugaan VCS Seret Nama Bupati Lima Puluh Kota, Tampa Kompromi

Senin, 6 April 2026 - 18:53 WIB

Pakar Telematika: Dalih Video Rekayasa dalam Kasus Bupati 50 Kota, Sudahlah!

Berita Terbaru