Pelatihan Peningkatan Kapasitas Relawan di Payakumbuh: Perkuat Tanggapan Cepat terhadap Bencana

- Jurnalis

Kamis, 19 Desember 2024 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh kota,liputansumbar-Sebanyak 50 relawan dari berbagai organisasi, seperti Kelompok Siaga Bencana (KSB), Tagana, ORARI, RAPI, PMI, dan BPBD Kota Payakumbuh, mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana. Kegiatan ini berlangsung di Lembah Mangkisi, Nagari Balai Panjang, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada 18-20 Desember 2024.

Pelatihan bertujuan untuk memperkuat kemampuan relawan dalam menghadapi potensi bencana yang mengancam wilayah Sumatra Barat, khususnya Kota Payakumbuh. Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, menyampaikan apresiasinya kepada para relawan yang telah tanpa pamrih mengabdikan diri untuk masyarakat.

“Menjadi relawan bencana adalah panggilan jiwa yang mulia. Pemerintah hadir memberikan bekal agar para relawan semakin tanggap, tangkas, dan tangguh melindungi masyarakat saat bencana melanda,” ujar Suprayitno saat membuka kegiatan, Kamis (19/12/2024).

Baca Juga :  Komitmen Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Safni Jajaki Kerja Sama dengan Kementerian ATR/BPN dan PT. Great Giant Food

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan relawan dalam menghadapi bencana. Ia juga berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesiapsiagaan dan memotivasi relawan untuk terus mengembangkan kemampuan mereka.

“Saya berharap relawan dapat menjadi penggerak kesadaran di masyarakat. Dengan kesiapan yang baik, kita dapat meminimalkan dampak dan menyelamatkan lebih banyak nyawa,” lanjutnya.

Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh, Erizon, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan teknis kepada para relawan, seperti teknik penyelamatan, penggunaan peralatan, dan strategi evakuasi yang efektif.

Baca Juga :  Wawako Payakumbuh Luncurkan Program MITRA: Bentengi Remaja Lewat Masjid Inspiratif

“Relawan adalah ujung tombak dalam mitigasi dan respons bencana. Mereka harus terampil secara teknis untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” jelasnya.

Dede (52), salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan motivasinya menjadi relawan sejak kecil. Ia menceritakan pengalamannya membantu evakuasi warga dari daerah rawan banjir.

“Bagi saya, ini adalah panggilan jiwa. Menjadi relawan adalah cara saya membantu masyarakat saat mereka membutuhkan,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mencetak relawan yang kompeten dan menjadi agen perubahan di masyarakat. Dengan kesiapan dan kerja sama yang lebih baik, Kota Payakumbuh diharapkan semakin tangguh menghadapi bencana.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Berduka,ASN Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka Tutup Usia
Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen
Pemko Payakumbuh Bersama Komisi IX DPR RI dan BPJS Perluas Perlindungan Pekerja Rentan
Hari Santri 2026, Wawako Payakumbuh Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi
Pemko Payakumbuh Siapkan 35 Calon Kepala Sekolah
Pemko Payakumbuh Bidik Predikat Informatif dalam Monev KI Sumbar 2026
Cabai Merah Rp50 Ribu per Kilogram Jadi Buruan Warga di Gerakan Pangan Murah Payakumbuh
Bupati Safni Perjuangkan Nasib Petani Gambir, Danantara Instruksikan PTPN Turun ke Lima Puluh Kota
Berita ini 1,110 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Pemko Payakumbuh Berduka,ASN Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka Tutup Usia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemko Payakumbuh Bersama Komisi IX DPR RI dan BPJS Perluas Perlindungan Pekerja Rentan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Hari Santri 2026, Wawako Payakumbuh Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Pemko Payakumbuh Bidik Predikat Informatif dalam Monev KI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Payakumbuh

Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:37 WIB