Pemkab Lima Puluh Kota dan BNPB Mulai Bangun Huntap Mandiri, 47 Rumah Terdampak Segera Direalisasikan

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota,liputansumbar.com

Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi memulai pembangunan rumah contoh hunian tetap (huntap) mandiri melalui peletakan batu pertama di Jorong Lubuak Aua, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Rabu (15/4/2026).

Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang bersama Sekretaris Utama BNPB, Rustian. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pejabat daerah, mulai dari Asisten I Bidang Pemerintahan, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, kepala OPD terkait, camat, hingga perwakilan perbankan dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Safni Sikumbang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan semangat gotong royong dalam menyukseskan pembangunan huntap mandiri bagi masyarakat terdampak bencana.

“Dengan koordinasi yang solid dan semangat gotong royong, maka apa yang kita rencanakan In Sya Allah akan terwujud. Kami juga mengapresiasi semua pihak yang telah berpartisipasi sejak masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Hutan di Lima Puluh Kota Hanguskan 40 Hektar Lahan, Pemadaman Masih Berlangsung

Ia berharap program huntap mandiri dari BNPB dapat berjalan lancar dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

“Kami berharap masyarakat terdampak bisa segera mendapatkan hunian yang layak dan aman untuk ditempati,” tambahnya.

Sementara itu, Sestama BNPB, Rustian, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung kebutuhan daerah dalam penanganan pascabencana.

“Kami memastikan bahwa semua yang diperlukan oleh pemerintah daerah akan dibantu, tentunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya percepatan penyampaian laporan teknis oleh pemerintah daerah sebagai dasar penyaluran bantuan agar tepat waktu dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Rustian menjelaskan bahwa program huntap mandiri merupakan konsep pembangunan berbasis partisipasi masyarakat dengan standar yang telah teruji.

“Hunian tetap mandiri ini merupakan prototype pembangunan rumah yang telah melalui uji kelayakan, sehingga aman dan layak huni bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Dalam laporan kegiatan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Zaimar Hakim, menyampaikan bahwa terdapat 47 unit rumah kategori rusak berat yang akan dibangun melalui program ini.

“Total terdapat 47 unit, dengan rincian 34 unit di Kecamatan Bukit Barisan, 12 unit di Kecamatan Gunuang Omeh, dan 1 unit di Kecamatan Suliki,” ungkapnya.

Rumah contoh huntap mandiri ini dibangun di atas lahan milik warga terdampak, Epi Diar (53), yang dihuni oleh enam anggota keluarga. Pembangunan didukung melalui anggaran BNPB dengan melibatkan pihak Semen Padang sebagai mitra pelaksana.

Kegiatan ini menjadi langkah awal percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Lima Puluh Kota, sekaligus wujud kolaborasi nyata antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyediakan hunian yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.(ws)

Berita Terkait

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota
Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar
Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota
2.000 Warga Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota Terisolasi
Dugaan Perundungan di Asrama ICBS Harau Dilaporkan ke Polisi
Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Ta’aruf SDIT IPHI, 131 Siswa Ikuti Wisuda Tahfiz dan Khatam Al-Qur’an
Ratusan Aparat Amankan Aksi Pemuda Nagari di Sungai Kamuyang
*Asal Usul Nama Limapuluh Kota Terlupakan, Angggota DPRD Usulkan Museum Kebudayaan atau Kembalikan Tanah Ulayat Nagari*
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:41 WIB

Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:06 WIB

2.000 Warga Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota Terisolasi

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:03 WIB

Dugaan Perundungan di Asrama ICBS Harau Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lima Puluh Kota

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB