Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah di Padang Kaduduak, Stabilkan Harga Jelang Ramadan dan Idul Fitri

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menggencarkan stabilisasi pasokan dan harga pangan selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar di Pasar Padang Kaduduak, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kamis (05/03/2026).

Program ini menjadi langkah strategis Pemko Payakumbuh untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus menekan potensi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melalui Asisten II Setdako Payakumbuh Yasrizal, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan agar tetap terjangkau masyarakat.

“Kita terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar tetap terjangkau masyarakat, terutama saat terjadi gejolak harga seperti menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” kata Yasrizal.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk intervensi langsung pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi pangan sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan dibandingkan harga pasar.

Dalam kegiatan tersebut, Pemko Payakumbuh melalui Dinas Ketahanan Pangan menyediakan sejumlah komoditas strategis dengan harga subsidi, di antaranya beras lokal Anak Daro, beras SPHP, telur ayam, gula pasir, bawang merah, serta minyak goreng.

Baca Juga :  Dana Terbatas, Pemko Payakumbuh Cari Dukungan Pihak Ketiga Bangun Kios Relokasi Pasar Blok Barat

Yasrizal berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekaligus menciptakan stabilitas harga pangan selama bulan Ramadan.

“Kami ingin masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan aman dan harga yang wajar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edfidel Arda, menjelaskan kegiatan tersebut digelar untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan strategis sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Kami menyasar langsung masyarakat Kota Payakumbuh. Warga cukup menunjukkan fotokopi KTP agar program ini tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam Gerakan Pangan Murah tersebut, Dinas Ketahanan Pangan menyediakan beras lokal Anak Daro dengan harga Rp150.000 per 10 kilogram dari harga pasar sekitar Rp170.000, dengan stok 2.750 kilogram.

Selain itu, beras SPHP dijual Rp60.000 per kemasan dari harga pasar Rp64.000 dengan ketersediaan 600 kilogram. Telur ayam dipasarkan Rp47.000 per tray dari harga pasar Rp53.000 dengan stok 275 tray.

Baca Juga :  Zulmaeta Warning OPD: Jangan Puas dengan Zona Hijau Pelayanan Publik

Komoditas lain seperti gula pasir dijual Rp14.000 per kilogram dari harga pasar sekitar Rp18.000 per kilogram dengan stok 275 kilogram. Bawang merah dipasarkan Rp20.000 per kilogram dari harga pasar Rp23.000 per kilogram dengan ketersediaan 275 kilogram.

Sementara itu, minyak goreng dijual Rp29.000 per pouch dari harga pasar Rp31.400 per pouch dengan ketersediaan 275 pouch.

Edfidel menambahkan kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp10 juta.

“Harapan kita, dengan dukungan ini dapat memperkuat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara rutin ke depan,” katanya.

Salah seorang warga Kelurahan Tigo Koto Diate, Fahmi Yurnita, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena harga bahan pokok yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemko Payakumbuh atas Gerakan Pangan Murah ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu kebutuhan rumah tangga kami, apalagi menjelang Ramadan. Kami berharap program ini bisa rutin dilaksanakan,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026
Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli
Pemko Payakumbuh Matangkan Angkutan Umum Listrik, Pelajar Jadi Prioritas Layanan
Sertifikat Merek Randang Payakumbuh Resmi Diterima
Pemko Payakumbuh Dorong Karang Taruna Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba
Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Pemko Payakumbuh Bekali Pelajar Literasi Digital Sehat dan Aman
Wali Kota Zulmaeta Siapkan Transportasi Publik Berbasis Kendaraan Listrik, Diawali untuk Angkutan Pelajar
Pemko Payakumbuh Tampilkan Dua Inovasi Pelayanan Publik di Panggung Nasional PKN Tingkat II LAN
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:51 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:00 WIB

Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:20 WIB

Pemko Payakumbuh Matangkan Angkutan Umum Listrik, Pelajar Jadi Prioritas Layanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Sertifikat Merek Randang Payakumbuh Resmi Diterima

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:41 WIB

Pemko Payakumbuh Dorong Karang Taruna Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Berita Terbaru