Pemko Payakumbuh Matangkan Angkutan Umum Listrik, Pelajar Jadi Prioritas Layanan

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh terus mematangkan rencana pengoperasian angkutan umum listrik dengan menempatkan kebutuhan transportasi pelajar sebagai prioritas utama layanan. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi publik yang aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mobilitas masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemaparan laporan pendahuluan feasibility study (FS) mengenai kebutuhan armada dan trayek yang disusun Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas. Kegiatan berlangsung di Ruang Riza Falepi, Balai Kota Payakumbuh, Kamis (16/7/2026).

Kajian tersebut akan menjadi landasan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam menentukan jumlah armada, rute pelayanan, pola operasional, hingga skema pengembangan angkutan umum listrik sebelum program direalisasikan.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menegaskan bahwa kajian yang komprehensif diperlukan agar sistem transportasi yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pelajar yang selama ini masih bergantung pada kendaraan roda dua.

“Sebelum angkutan ini beroperasi kita harus melakukan kajian mendalam agar semuanya berjalan optimal dan seluruh masyarakat dapat terlayani,” ujarnya.

Baca Juga :  Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang

Menurut Rida, Pemerintah Kota Payakumbuh ingin menghadirkan sistem angkutan massal yang tidak hanya modern, tetapi juga mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan mobilitas perkotaan, terutama tingginya penggunaan sepeda motor oleh pelajar.

Ia menjelaskan, ketergantungan pelajar terhadap kendaraan roda dua meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus memicu kepadatan kendaraan di kawasan sekolah pada jam masuk maupun pulang belajar.

“Ketergantungan mobilitas pelajar pada kendaraan roda dua menciptakan risiko keselamatan dan inefisiensi sistemik. Karena itu, kita membutuhkan solusi berupa angkutan massal yang aman dan ramah lingkungan,” katanya.

Selain meningkatkan keselamatan berkendara, angkutan umum listrik juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan di sekitar kawasan pendidikan, menekan beban biaya transportasi keluarga, serta mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih efisien dan rendah emisi.

Rida menambahkan, seluruh rekomendasi mengenai kebutuhan armada maupun trase akan diselaraskan dengan dokumen Rencana Tata Ruang Kota Payakumbuh sehingga pengembangan sistem transportasi dapat berlangsung secara terarah dan berkelanjutan.

“Tujuan kita membangun sistem angkutan umum yang aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan untuk Kota Payakumbuh. Seluruh rekomendasi teknis armada dan trase nantinya diselaraskan dengan tata ruang resmi Kota Payakumbuh,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Inovasi Pelajar Payakumbuh Melaju ke Final TTG Sumbar 2026

Sementara itu, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Payakumbuh, Amri, menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kota Payakumbuh menghadirkan angkutan umum listrik.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh penyediaan armada, tetapi juga membutuhkan penguatan regulasi serta pengawasan, terutama terhadap pelajar yang belum memenuhi syarat mengendarai kendaraan bermotor.

“Kami mendukung program pemerintah menghadirkan transportasi umum listrik. Namun harus ada aturan yang tegas karena anak-anak di bawah umur memang tidak diperbolehkan membawa kendaraan sendiri. Kalau aturannya jelas, Insyaa Allah program ini akan sukses. Harapan kami, benahi dulu aturannya,” ungkapnya.

Melalui penyusunan feasibility study tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh menargetkan pengembangan angkutan umum listrik yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama kalangan pelajar.

Kehadiran transportasi publik berbasis listrik diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan, tetapi juga mengurangi kemacetan di kawasan pendidikan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan angkutan umum, sekaligus menjadi fondasi pembangunan sistem transportasi perkotaan yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.(ws)

Berita Terkait

Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Disiapkan Jadi Penggerak Nilai Kebangsaan di Payakumbuh
Wako Zulmaeta Dukung KONI Payakumbuh, Target Posisi Terbaik Porprov Sumbar 2026
Pemko Payakumbuh Luncurkan GEMPITA BERSAMA, Dorong Pekarangan Jadi Sumber Pangan Keluarga
Sukses Digelar, Piala Wali Kota Payakumbuh 2026 Tuai Pujian, Masyarakat Harapkan Tribun Penonton dan Peningkatan Fasilitas Stadion
Tigo Kayo FC Juara Piala Wali Kota Payakumbuh 2026, Taklukkan Bimbel Galatama FC Lewat Drama Adu Penalti
Pemko Payakumbuh Matangkan Persiapan Indonesia’s Horse Racing Cup 2026
Wali Kota Payakumbuh dan Kapolres Irwan Andeta Perkuat Sinergi, ETLE Jadi Langkah Baru Wujudkan Kota Aman dan Tertib
Wakil Wali Kota Payakumbuh Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Iman, Cegah Bullying, dan Peduli Lingkungan
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Disiapkan Jadi Penggerak Nilai Kebangsaan di Payakumbuh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Wako Zulmaeta Dukung KONI Payakumbuh, Target Posisi Terbaik Porprov Sumbar 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:12 WIB

Pemko Payakumbuh Luncurkan GEMPITA BERSAMA, Dorong Pekarangan Jadi Sumber Pangan Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sukses Digelar, Piala Wali Kota Payakumbuh 2026 Tuai Pujian, Masyarakat Harapkan Tribun Penonton dan Peningkatan Fasilitas Stadion

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Tigo Kayo FC Juara Piala Wali Kota Payakumbuh 2026, Taklukkan Bimbel Galatama FC Lewat Drama Adu Penalti

Berita Terbaru