Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025

- Jurnalis

Jumat, 27 Juni 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menegaskan komitmen kuat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui berbagai langkah strategis yang mencakup pencegahan, pemberantasan, hingga rehabilitasi.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2025 yang digelar di Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh, Kamis (26/06/2025) malam.

Menurut Elzadaswarman yang akrab disapa Om Zet, narkotika merupakan ancaman nyata bagi masa depan generasi muda, ketahanan keluarga, serta stabilitas sosial dan nasional.

“Masalah narkoba bukan hanya tugas pemerintah dan aparat penegak hukum. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Om Zet mengungkapkan bahwa tren penyalahgunaan narkoba di Kota Payakumbuh masih menjadi perhatian serius. Ia menyebut para pelaku peredaran kerap menyasar kalangan muda, bahkan lingkungan pendidikan.

Sebagai bentuk nyata komitmen, Pemko Payakumbuh mendukung penuh program Kota Tangguh Narkoba (Kotan), termasuk pengalokasian anggaran khusus untuk kegiatan pencegahan dan rehabilitasi berbasis masyarakat.

“Kami ingin Payakumbuh dikenal bukan hanya sebagai kota kuliner dan budaya, tapi juga sebagai kota yang sehat secara moral dan sosial, bebas dari narkoba,” lanjutnya.

Baca Juga :  Komisi IX DPR RI Dukung Penuh Program MBG di Payakumbuh: Wujud Nyata Cegah Stunting

Mengusung tema “Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan Menuju Indonesia Emas 2045”, Om Zet menegaskan bahwa tidak ada ruang kompromi bagi pelaku kejahatan narkotika di wilayahnya.

“Perang terhadap narkoba adalah perang mempertahankan masa depan. Pelaku akan kami tindak tegas sesuai hukum. Tapi bagi korban penyalahgunaan, kami sediakan ruang rehabilitasi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Payakumbuh, M. Febrian Jufril, mengungkapkan bahwa jaringan narkoba kini telah menyusup hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. Ia menyoroti meningkatnya permintaan narkoba yang mendorong sindikat untuk semakin masif dalam penyebarannya.

“Masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga bagian dari jaringan peredaran gelap,” ungkapnya.

Berdasarkan Survei Indeks Kawasan Rawan Narkoba Tahun 2024, Kota Payakumbuh memiliki:1 kelurahan kategori bahaya (Kelurahan Ibuah),4 kategori waspada,28 siaga,dan 14 aman.

Febrian menyebut faktor utama yang mendorong masyarakat terjerumus pada penyalahgunaan narkotika adalah lemahnya ketahanan keluarga serta tekanan sosial ekonomi.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Payakumbuh Tangkap Pengedar Narkotika Saat Akan Bertransaksi

BNNK juga menekankan pentingnya sinergi dalam mendukung program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), serta apresiasi terhadap dukungan Wali Kota, Bupati Lima Puluh Kota, dan Forkopimda.

“Mari kita jadikan HANI sebagai momentum membangun kesadaran kolektif mewujudkan Payakumbuh dan Lima Puluh Kota yang bersih narkoba. Ini bagian dari cita-cita Indonesia Emas 2045,” ujar Febrian.

Sebagai bentuk apresiasi, BNNK Payakumbuh memberikan penghargaan P4GN kepada Pemko Payakumbuh, unsur Forkopimda, dan kelurahan yang berkomitmen dalam aksi nyata memberantas narkoba.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara BNNK dan TP-PKK Kota Payakumbuh, untuk memperkuat kolaborasi dalam pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Hurisna Jamhur, Sekda Rida Ananda, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, jajaran Forkopimda, asisten, staf ahli, OPD, camat, lurah, dan berbagai elemen masyarakat yang menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan antinarkoba di Kota Payakumbuh.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD
Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh
600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD
Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event
Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang
Hadapi Cuaca Ekstrim,Wali Kota Zulmaeta Instruksikan Penanganan Cepat dan Terukur
Berita ini 447 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:26 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:08 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:42 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:01 WIB

Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lima Puluh Kota

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB