Peringati Peristiwa Situjuah ke-77, Wawako Payakumbuh Tegaskan Warisan Bela Negara

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, liputansumbar.com

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menegaskan bahwa Peristiwa Situjuah merupakan warisan nilai bela negara yang harus terus hidup dalam ingatan kolektif masyarakat, terutama bagi generasi muda sebagai penerus bangsa.

Penegasan tersebut disampaikan Elzadaswarman saat menghadiri Upacara Peringatan Peristiwa Situjuah ke-77 yang digelar di Lapangan Khatib Sulaiman, Jorong Tengah, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis (15/01/2026).

Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” dan berlangsung khidmat dengan diikuti berbagai unsur pemerintahan, TNI-Polri, pelajar, serta masyarakat setempat.

“Acara hari ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bagaimana para pendahulu kita berjuang mempertahankan negara ini. Rasa nasionalisme, persatuan, dan rasa memiliki harus menjadi landasan kita dalam membangun daerah dan negara,” ujar Elzadaswarman usai upacara.

Ia menambahkan, refleksi atas Peristiwa Situjuah diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan daerah, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga :  Ratusan Warga Padati Pasar Murah Pemko Payakumbuh Jelang Lebaran

“Kita dapat menikmati kemerdekaan hari ini karena pengorbanan para pahlawan. Semoga peringatan ini semakin meneguhkan kecintaan kita kepada negeri dan mendorong kita menjaga warisan perjuangan untuk anak cucu kelak,” katanya.

Menurut Elzadaswarman, nilai-nilai bela negara yang diwariskan para pejuang Situjuah tetap relevan untuk diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, terutama di tengah tantangan global dan dinamika sosial saat ini.

Sementara itu, Bupati Lima Puluh Kota, Safni, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menegaskan bahwa Peristiwa Situjuah merupakan bagian penting dari sejarah nasional dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Mereka berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dan salah satu wujud spirit perjuangan yang luar biasa adalah Peristiwa Situjuah. Ini merupakan peristiwa nasional yang terjadi pada 15 Januari 1949,” ujar Safni dalam amanatnya.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Gelar Rakor Pasca Kebakaran, Perbankan Siap Beri Kelonggaran Kredit Bagi Pedagang

Ia menilai, nilai perjuangan para pahlawan Situjuah harus terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari penguatan karakter bangsa dan semangat kebangsaan.

Upacara peringatan tersebut turut dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Zakri, Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, aparatur sipil negara lintas organisasi perangkat daerah, serta pelajar dari berbagai sekolah.

Rangkaian kegiatan peringatan juga diisi dengan prosesi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan Peristiwa Situjuah.

Sebagai catatan sejarah, Peristiwa Situjuah yang terjadi pada 15 Januari 1949 merupakan salah satu episode penting perjuangan rakyat di Kabupaten Lima Puluh Kota dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari agresi penjajah. (ws)

Berita Terkait

Bedah Rumah TMMD ke-129 Wujudkan Mimpi Misnawati Miliki Hunian Layak Huni
TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Catat Capaian Gemilang, Sejumlah Sasaran Tambahan Rampung 100 Persen
Fraksi Golkar Terima Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan Delapan Catatan Strategis
TMMD/N ke-129 Kodim 0306/50 Kota Resmi Dibuka, Buka Akses Jalan dan Perkuat Kesejahteraan Masyarakat Limapuluh Kota
Pemkab Lima Puluh Kota Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Salurkan Bantuan Rumah dan Perkuat Mitigasi
H. Mulyadi Resmi Pimpin PAN Limapuluh Kota, Siap Targetkan Kemenangan Pemilu dan Tambah Kursi DPRD
DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:38 WIB

Bedah Rumah TMMD ke-129 Wujudkan Mimpi Misnawati Miliki Hunian Layak Huni

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:31 WIB

TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Catat Capaian Gemilang, Sejumlah Sasaran Tambahan Rampung 100 Persen

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:31 WIB

Fraksi Golkar Terima Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan Delapan Catatan Strategis

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:10 WIB

TMMD/N ke-129 Kodim 0306/50 Kota Resmi Dibuka, Buka Akses Jalan dan Perkuat Kesejahteraan Masyarakat Limapuluh Kota

Senin, 6 Juli 2026 - 15:33 WIB

Pemkab Lima Puluh Kota Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Salurkan Bantuan Rumah dan Perkuat Mitigasi

Berita Terbaru