Pembangunan Pasar Modern Payakumbuh Samar, Wako Zulmaeta: Kita Belum Merencanakan

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar

Skema Pembangunan Central Business District (CBD) di Kota Payakumbuh kembali mencuat setelah Wakil Wali Kota memaparkannya dalam Sarasehan Ekonomi Sumatera Barat pada Kamis (22/7/2025), di hadapan Gubernur dan kepala daerah se-Sumbar. Dalam forum tersebut, ia menekankan pentingnya memperkuat fondasi ekonomi, salah satunya melalui revitalisasi pasar menjadi CBD setinggi 10 lantai.

Paparan itu sontak memunculkan pertanyaan publik. Apakah rencana pembangunan CBD yang disebutkan Wakil Wali Kota tersebut memang sudah menjadi bagian dari skema pembangunan yang ditetapkan Pemko Payakumbuh?

Seperti diketahui, pasca kebakaran yang melanda Pusat Pertokoan Payakumbuh pada 26 Agustus lalu, Wali Kota Zulmaeta sebelumnya telah menyampaikan bahwa Pemko memiliki skema pembangunan pasar Modern yang akan direalisasikan. Bahkan, beberapa hari sebelum musibah, Dinas Koperasi dan UMKM bersama Bappeda sempat melakukan sosialisasi kepada pedagang dan akademisi universitas, terkait konsep revitalisasi pasar.

Baca Juga :  Payakumbuh Sukses Gelar Deklarasi dan Pengukuhan Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) Pertama di Sumatera Barat

Namun hingga kini, masyarakat dan pedagang masih menunggu kepastian. Pertanyaan besar masih menggantung: kapan tahapan konkret pembangunan akan dimulai, bagaimana desain finalnya, serta dari mana sumber pembiayaan akan diambil—apakah murni dari APBD Kota, dukungan provinsi dan pusat, atau juga melibatkan investor swasta.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Wali Kota Zulmaeta memberi jawaban singkat bahwa pihaknya belum bisa memastikan pembangunan Central Bisnis Distrik (CBD) .

Baca Juga :  Bangunan Liar di Payakumbuh Dibongkar PUPR

 

“Kita belum merencanakan itu. Apalagi keadaan ekonomi dalam krisis, saat ini kami fokus menangani korban musibah ini bagaimana mereka bisa beraktivitas lagi. Untuk relokasi saja kita sudah kewalahan dana. Kami sedang berupaya meyakinkan pusat dan provinsi,” Ungkap Zulmaeta.

Jawaban tersebut memperlihatkan adanya perbedaan nuansa antara paparan Wakil Wali Kota dalam forum resmi provinsi dengan sikap kehati-hatian Wali Kota dalam menyikapi realita .

Hingga kini, publik masih menunggu kepastian arah kebijakan: apakah pembangunan Central Bisnis Distrik (CBD) Payakumbuh benar-benar akan terealisasi sebagai proyek strategis, atau tetap sebatas wacana besar di tengah keterbatasan anggaran dan kondisi pasca kebakaran.(ws)

Berita Terkait

Wali Kota Zulmaeta Tinjau Pusat Pasar Payakumbuh, Perputaran Ekonomi Jelang Lebaran Dinilai Meningkat
Pemko Payakumbuh Matangkan Persiapan Sholat Idul Fitri 1447 H di Balai Kota
Pramuka Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Jelang Idul Fitri 1447 H
Wali Kota Payakumbuh Terbitkan Edaran WFA bagi ASN Jelang Nyepi dan Pasca Idul Fitri 1447 H
Satpol PP Payakumbuh Razia Warung yang Buka Siang Hari Selama Ramadan 1447 H
Wakil Wali Kota Payakumbuh Buka Lomba Tahfiz, Azan, dan Tilawah Tingkat Luhak Nan Tigo di Masjid Arafah
Wawako Elzadaswarman Buka Puasa Bersama Sivitas Akademika UNP Payakumbuh
Wali Kota Zulmaeta Resmikan Konter Layanan BAPAS di MPP Payakumbuh, Pertama di Mal Pelayanan Publik se-Sumbar
Berita ini 546 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:12 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tinjau Pusat Pasar Payakumbuh, Perputaran Ekonomi Jelang Lebaran Dinilai Meningkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:04 WIB

Pemko Payakumbuh Matangkan Persiapan Sholat Idul Fitri 1447 H di Balai Kota

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:27 WIB

Pramuka Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Jelang Idul Fitri 1447 H

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:19 WIB

Satpol PP Payakumbuh Razia Warung yang Buka Siang Hari Selama Ramadan 1447 H

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:41 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh Buka Lomba Tahfiz, Azan, dan Tilawah Tingkat Luhak Nan Tigo di Masjid Arafah

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Dari Chat “Mama Ayu” ke Video Viral, Begini Versi Kuasa Hukum Syafni

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:02 WIB