Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Pantau Huntara Korban Bencana Koto Tinggi 50 Kota

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota,liputansumbar.com

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana alam di Koto Tinggi, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (11/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Vasko didampingi Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, serta sejumlah pejabat daerah terkait. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi hunian sementara layak ditempati serta kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi dengan baik.

Baca Juga :  Aktivis Desak Polda Sumbar Usut Tuntas Dugaan VCS Seret Nama Bupati Lima Puluh Kota, Tampa Kompromi

Vasko Ruseimy menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah provinsi di lokasi bencana merupakan bentuk empati dan tanggung jawab negara terhadap masyarakat yang tengah mengalami masa sulit.

“Kami berharap keberadaan hunian sementara ini dapat sedikit mengurangi beban yang diderita oleh saudara-saudara kita di Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Vasko di sela peninjauan.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk mempercepat pemulihan pascabencana, termasuk penyediaan hunian yang aman, sehat, dan manusiawi bagi warga terdampak.

Baca Juga :  Jauh dari Pengawasan Publik, Proyek Puskesmas Banja Loweh Rp 2,79 Miliar Baru Capai 11,8 Persen

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang mengapresiasi perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumbar. Menurutnya, kehadiran Wagub secara langsung memberikan semangat dan rasa diperhatikan bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.

Peninjauan Huntara ini juga menjadi bagian dari evaluasi lapangan untuk menentukan langkah lanjutan, baik dalam masa transisi darurat maupun menuju pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di wilayah tersebut.(ws)

Berita Terkait

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Musprovlub Bangkitkan Muaythai Sumbar
Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi
Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren
Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota
Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar
Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota
2.000 Warga Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota Terisolasi
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:08 WIB

Musprovlub Bangkitkan Muaythai Sumbar

Senin, 1 Juni 2026 - 14:37 WIB

Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Berita Terbaru