Dana Transfer Turun, Payakumbuh Tetap Optimistis Bangun Daerah

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh tetap optimistis menjaga kualitas pelayanan publik dan menjalankan pembangunan prioritas, meski menghadapi penurunan signifikan Dana Transfer dari Pemerintah Pusat pada tahun anggaran 2026.

Hal itu disampaikan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Senin (10/11/2025), saat menyampaikan Nota Pengantar terhadap Nota Keuangan dan Rancangan APBD 2026.

Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2026 yang diterbitkan pada 23 September 2025, Transfer ke Daerah (TKD) untuk Payakumbuh turun menjadi Rp401,9 miliar, atau berkurang sekitar Rp116,88 miliar dibandingkan alokasi tahun sebelumnya.

“Kondisi ini tentu menjadi tantangan serius bagi kita. Namun kami berkomitmen memastikan pelayanan dasar masyarakat tetap terjaga dan pembangunan prioritas daerah tetap berjalan optimal,” ujar Zulmaeta.

Wako menjelaskan bahwa penyusunan APBD 2026 dilakukan secara transparan, efisien, dan berorientasi pada kemandirian fiskal daerah, sesuai ketentuan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Baca Juga :  Tigo Kayo FC Juara Piala Wali Kota Payakumbuh 2026, Taklukkan Bimbel Galatama FC Lewat Drama Adu Penalti

APBD tersebut disusun sejalan dengan kebijakan fiskal nasional yang tertuang dalam RAPBN 2026, dengan mempertimbangkan kesinambungan fiskal daerah, arah kebijakan ekonomi makro, dan pokok-pokok kebijakan fiskal nasional (KEM-PPKF).

“APBD harus responsif dan antisipatif terhadap dinamika ekonomi global, perubahan iklim, hingga gejolak geopolitik, namun tetap mencerminkan optimisme dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam Nota Keuangan, total pendapatan daerah Payakumbuh 2026 diproyeksikan sebesar Rp652,98 miliar, terdiri dari:

Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp158 miliar

Pendapatan Transfer: Rp494,98 miliar

Lain-lain pendapatan yang sah: Rp0

Sementara total belanja daerah direncanakan mencapai Rp738,14 miliar, dengan rincian:

Belanja Operasi: Rp674,52 miliar

Belanja Modal: Rp62,61 miliar

Belanja Tidak Terduga: Rp1 miliar

Selisih antara pendapatan dan belanja akan ditutupi melalui pembiayaan dari SiLPA sebesar Rp85,16 miliar.

Zulmaeta menyampaikan bahwa arah pembangunan Payakumbuh 2026 berpedoman pada tema RKPD: “Peningkatan kualitas SDM dan pemberdayaan masyarakat untuk transformasi sosial ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.”

Adapun lima prioritas utama pembangunan daerah meliputi:

Baca Juga :  Payakumbuh Tampilkan Strategi Ekonomi di Sarasehan Sumbar 2025: Fokus pada Inovasi, UMKM, dan Revitalisasi Kota

Peningkatan kualitas SDM yang berakhlak mulia, sehat, berkualitas, dan berdaya saing.

Peningkatan perekonomian yang berkualitas dan berbasis produk unggulan daerah serta inovasi.

Peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berkualitas.

Penguatan kehidupan sosial dan budaya masyarakat berdasarkan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.

Pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Zulmaeta juga menegaskan pentingnya memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi PAD.

Langkah-langkah yang ditempuh meliputi evaluasi regulasi pajak dan retribusi daerah, pembentukan BUMD baru, serta pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pemungutan pajak.

“Kita harus mampu memaksimalkan potensi pendapatan tanpa membebani masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah,” tegasnya.

Zulmaeta berharap pembahasan RAPBD 2026 antara eksekutif dan legislatif berjalan konstruktif dan produktif, sehingga menghasilkan dokumen anggaran yang realistis dan berpihak pada masyarakat.

“APBD bukan sekadar dokumen angka, tetapi instrumen kebijakan yang menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan warga Payakumbuh,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

Wako Zulmaeta Optimistis Target 40 Emas Payakumbuh di Porprov 2026 Tercapai
Wako Zulmaeta Tinjau Pembangunan Jalan di Batang Agam, Ditargetkan Rampung November
HUT ke-81 TNI, Zulmaeta Perkuat Sinergi Pemko Payakumbuh dengan TNI
500 Kontingen Payakumbuh Resmi Dilepas, Siap Berlaga di Porprov Sumbar XVI 2026
Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen
Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial
Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI
Pemko Payakumbuh dan Kementerian PU Bekali serta Uji Kompetensi 115 Tenaga Kerja Konstruksi
Berita ini 154 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Wako Zulmaeta Optimistis Target 40 Emas Payakumbuh di Porprov 2026 Tercapai

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Wako Zulmaeta Tinjau Pembangunan Jalan di Batang Agam, Ditargetkan Rampung November

Rabu, 30 September 2026 - 07:04 WIB

500 Kontingen Payakumbuh Resmi Dilepas, Siap Berlaga di Porprov Sumbar XVI 2026

Senin, 28 September 2026 - 07:20 WIB

Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen

Senin, 28 September 2026 - 07:11 WIB

Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial

Berita Terbaru

Olahraga

Balap Sepeda Payakumbuh Tambah Emas dan Dua Perak

Senin, 5 Okt 2026 - 10:42 WIB