Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, Pimpin Apel Perdana di Balai Kota

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, liputansumbar

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, memimpin apel perdana di Balai Kota Payakumbuh pada Senin (3/3/2025) pagi. Apel ini menjadi momen awal kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman setelah resmi dilantik sebagai kepala daerah terpilih pada Pilkada serentak 2024.

Zulmaeta dan Elzadaswarman dilantik oleh Presiden Republik Indonesia di Jakarta pada 20 Februari 2025. Setelah pelantikan, keduanya mengikuti retreat di Magelang bersama kepala daerah se-Indonesia selama kurang lebih satu minggu untuk memperkuat visi kepemimpinan mereka.

Dalam amanatnya, Wali Kota Zulmaeta menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun Payakumbuh. “Hari ini kami baru bisa bertugas secara langsung di kantor Wali Kota Payakumbuh. Kami melihat wajah-wajah yang siap berjuang bersama untuk memajukan Kota Payakumbuh selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Payakumbuh Paparkan Strategi Ekonomi Kreatif di Rakornas ICCN 2025

Ia menegaskan bahwa apel pagi ini menjadi momentum awal untuk menyamakan gerak dan membangun kerja sama yang solid. “Membangun kota ini tidak bisa berjalan sendiri. Sesuai arahan presiden, konsolidasi, sinkronisasi, dan akselerasi sangatlah penting,” tambahnya.

Selain itu, Zulmaeta juga menyoroti beberapa hal penting yang menjadi prioritas kepemimpinannya, termasuk pemahaman asta cita, pencegahan korupsi, transparansi, efisiensi pengelolaan anggaran, ketahanan nasional, dan wawasan kebangsaan. “Kami berharap, kita berkomitmen untuk membangun Kota Payakumbuh dengan berlandaskan pada pemahaman itu. Hal ini mesti dibarengi dengan konsistensi agar kita bisa mengakhiri pekerjaan dengan baik,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintah untuk responsif dan komunikatif dalam menangani persoalan masyarakat. “Mari kita pastikan, pemerintah bisa hadir di tengah masyarakat untuk menjawab setiap persoalan dengan memberikan pelayanan profesional dan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Pemko–Polri Hadirkan Kampung Bebas Narkoba di Payakumbuh

Apel pagi ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Direktur RSUD Adnaan WD, Direktur Pamtigo, lurah, kepala sekolah, kepala puskesmas, serta seluruh ASN di lingkungan Pemko Payakumbuh.(rel)

Berita Terkait

Di Hadapan Niniak Mamak dan Bundo Kanduang, Wako Zulmaeta Paparkan Masa Depan Pembangunan Payakumbuh
DPD NasDem Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama, Bagikan Sembako dan Safari Ramadan Bersama DPW NasDem Sumbar
Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah di Padang Kaduduak, Stabilkan Harga Jelang Ramadan dan Idul Fitri
Pemko Payakumbuh Jadi Satu-satunya Pemerintah Kota Narasumber FGD Nasional KEKD Sistem Pembayaran 2026
Wawako Payakumbuh Elzadaswarman Terima Silaturahim Pelajar NU, Dukung Tabligh Akbar Generasi Qur’ani
Pemko Payakumbuh Bahas Muatan Lahan Sawah dalam Revisi RDTR, Usulkan 2.041 Hektare Lahan Dilindungi
Wawako Payakumbuh Elzadaswarman Serahkan 70 Paket Sembako untuk Fakir Miskin dan Duafa di Masjid Baiturrahmah
ASN dan PKK Payakumbuh Selatan Bagikan Ratusan Takjil Gratis di SPBU Sawah Padang
Berita ini 804 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:11 WIB

Di Hadapan Niniak Mamak dan Bundo Kanduang, Wako Zulmaeta Paparkan Masa Depan Pembangunan Payakumbuh

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:39 WIB

DPD NasDem Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama, Bagikan Sembako dan Safari Ramadan Bersama DPW NasDem Sumbar

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:21 WIB

Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah di Padang Kaduduak, Stabilkan Harga Jelang Ramadan dan Idul Fitri

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:12 WIB

Pemko Payakumbuh Jadi Satu-satunya Pemerintah Kota Narasumber FGD Nasional KEKD Sistem Pembayaran 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:05 WIB

Pemko Payakumbuh Bahas Muatan Lahan Sawah dalam Revisi RDTR, Usulkan 2.041 Hektare Lahan Dilindungi

Berita Terbaru