Pemko Payakumbuh Masuk Lima Besar Nasional Penghargaan Bhumandala 2025, Bukti Transformasi Menuju Kota Berbasis Data

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor,liputansumbar.com

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kota yang dikenal dengan sebutan City of Randang itu berhasil masuk dalam lima besar terbaik Penghargaan Bhumandala Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG).

Kepastian tersebut tertuang dalam surat resmi BIG Nomor B-8.4/KJIG-BIG/IIG.02.02/10/2025 tertanggal 8 Oktober 2025. Dalam surat itu, Payakumbuh dinyatakan lolos ke Penilaian Tahap II, bersama empat kota lainnya, yakni Tangerang, Metro, Magelang, dan Manado.

Tahap penilaian lanjutan digelar di Gedung I lantai 1 PTIG/BLJP BIG, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/10/2025), dengan menghadirkan lima daerah terbaik nasional yang dianggap berhasil menghadirkan inovasi dalam pemanfaatan data geospasial di lingkungan pemerintah daerah.

Di ajang prestisius ini, Pemko Payakumbuh diwakili oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Sago. Keduanya dinilai berhasil mengembangkan inovasi pengelolaan data geospasial yang mendukung efisiensi dan akuntabilitas layanan publik.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Tegas Tolak Pemindahan Tugu Kota Sehat di Pakan Sinayan

Inovasi yang dihadirkan mencakup digitalisasi data pelanggan dan penagihan, pencatatan meteran, pemetaan jaringan distribusi air berbasis geospasial, hingga penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) untuk sistem pemantauan otomatis. Selain itu, terdapat pula layanan pengaduan pelanggan digital dan integrasi data lintas bagian, yang mempercepat proses kerja dan meningkatkan transparansi di lingkungan perusahaan daerah.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyampaikan apresiasinya terhadap capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh perangkat daerah dalam mendukung kebijakan berbasis data.

“Ini bentuk komitmen kita dalam mendukung program Satu Data Indonesia. Payakumbuh terus bertransformasi menjadi kota yang berbasis data dalam setiap pengambilan kebijakan,” ujar Wako Zulmaeta.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan data geospasial harus menjadi budaya kerja pemerintahan, bukan sekadar proyek sementara.

“Pemanfaatan data geospasial tidak boleh berhenti di level proyek. Ini harus menjadi budaya kerja pemerintahan. Setiap kebijakan, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan publik harus didasarkan pada data yang akurat dan terintegrasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Pasar Kaget Kota Payakumbuh Semakin Berbenah, Wujudkan Visi Walikota Zulmaita untuk Kota Bersih dan Sehat

Menurut Zulmaeta, penerapan sistem informasi berbasis spasial memungkinkan pemerintah daerah memetakan potensi dan permasalahan dengan lebih presisi, sehingga pembangunan menjadi lebih efisien, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penghargaan Bhumandala merupakan ajang bergengsi yang digelar BIG untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan informasi geospasial dalam mendukung pembangunan daerah yang terarah dan terintegrasi.

Keikutsertaan Payakumbuh dalam lima besar nasional menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem pemerintahan berbasis data. Capaian ini juga menjadi pondasi kuat bagi Payakumbuh menuju smart city yang memanfaatkan teknologi dan data spasial untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, efisien, dan akuntabel.

Dalam kegiatan tersebut, Wako Zulmaeta turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, perwakilan Bappeda, serta jajaran Perumda Tirta Sago yang menjadi bagian dari tim inovasi geospasial Payakumbuh.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah di Padang Kaduduak, Stabilkan Harga Jelang Ramadan dan Idul Fitri
Pemko Payakumbuh Jadi Satu-satunya Pemerintah Kota Narasumber FGD Nasional KEKD Sistem Pembayaran 2026
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Buka Puasa Bersama IDI Paliko, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Menteri LH: Operasional TPA Berakhir 2028, Pemko Payakumbuh Percepat Tata Kelola Sampah
Safari Ramadan di Masjid Arruhama, Wali Kota Payakumbuh Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perangi Narkoba
Rakor Pemprov Sumbar dan Pemko Payakumbuh, Bahas Bencana, Infrastruktur, hingga Hilirisasi Ekonomi
Pemko Payakumbuh Terima 165 Sertifikat Aset Tanah dari BPN, Lampaui Target 2025
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Pembangunan Masjid Nurul Jannah Tigo Koto Dibaruah
Berita ini 325 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:21 WIB

Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah di Padang Kaduduak, Stabilkan Harga Jelang Ramadan dan Idul Fitri

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:12 WIB

Pemko Payakumbuh Jadi Satu-satunya Pemerintah Kota Narasumber FGD Nasional KEKD Sistem Pembayaran 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:53 WIB

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Buka Puasa Bersama IDI Paliko, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:05 WIB

Safari Ramadan di Masjid Arruhama, Wali Kota Payakumbuh Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perangi Narkoba

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:56 WIB

Rakor Pemprov Sumbar dan Pemko Payakumbuh, Bahas Bencana, Infrastruktur, hingga Hilirisasi Ekonomi

Berita Terbaru