Pemko Payakumbuh Perkuat Kesiapsiagaan Warga, 150 Peserta Ikuti Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dalam membangun masyarakat yang tangguh, siap, dan responsif menghadapi berbagai ancaman bencana.

Pelatihan tersebut dibuka oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman di Aula Peternakan Provinsi Sumatera Barat, Rabu (1/7/2026).

Sebanyak 150 peserta mengikuti pelatihan yang dibagi ke dalam tiga angkatan. Mereka berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari kader Posyandu, relawan kemanusiaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi pencinta alam, hingga Kelompok Siaga Bencana (KSB).

Mewakili Wali Kota Zulmaeta, Wakil Wali Kota Elzadaswarman menegaskan bahwa peningkatan kapasitas masyarakat merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana, baik bencana alam maupun nonalam.

“Kita semua menyadari bahwa wilayah Indonesia, termasuk Kota Payakumbuh, memiliki potensi risiko bencana yang cukup tinggi, baik alam maupun nonalam. Oleh karena itu, upaya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat ini tidak dapat ditunda,” ujar Elzadaswarman.

Menurutnya, penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong penguatan kesiapsiagaan masyarakat melalui berbagai program edukasi dan pelatihan.

Baca Juga :  Wali Kota Payakumbuh Sidak Pasar Ibuah Jelang Ramadhan, Pastikan Harga dan Stok Aman

Ia menilai pelatihan tersebut merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh sekaligus menumbuhkan budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

“Pelatihan ini merupakan langkah yang sangat strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, sigap, dan mampu berperan aktif dalam upaya pencegahan serta mitigasi bencana,” katanya.

Elzadaswarman berharap seluruh peserta tidak hanya memahami materi yang diberikan narasumber, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan tersebut di lingkungan masing-masing sehingga risiko dan dampak bencana dapat diminimalkan.

“Kita berharap melalui pelatihan ini para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Devitra mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanggulangan bencana.

Ia menjelaskan, pelatihan dilaksanakan dalam tiga angkatan. Angkatan pertama pada 1–2 Juli 2026 diikuti kader Posyandu se-Kota Payakumbuh. Angkatan kedua pada 6–7 Juli 2026 diikuti unsur PMI, ORARI, RAPI, TAGANA, Pemuda Pancasila, serta organisasi pencinta alam.

Sementara itu, angkatan ketiga pada 8–9 Juli 2026 diikuti Kelompok Siaga Bencana (KSB) se-Kota Payakumbuh. Masing-masing angkatan diikuti 50 peserta sehingga total peserta mencapai 150 orang.

Baca Juga :  Sah.!! H. Irmaizar Dt Rajo Mangkuto Resmi Pimpin DPD Partai NasDem Kota Payakumbuh

“Kami berharap melalui kegiatan ini seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, sekaligus mampu menjadi garda terdepan di lingkungan masing-masing dalam upaya pengurangan risiko bencana,” ujar Devitra.

Selain mendapatkan pembekalan mengenai manajemen posko dan kesiapsiagaan penanganan darurat bencana, para peserta juga memperoleh materi pertolongan pertama gawat darurat, trauma healing bagi korban bencana, serta berbagai materi pendukung lainnya yang relevan dengan upaya mitigasi bencana.

Menurut Devitra, pelatihan ini diharapkan mampu membentuk masyarakat yang lebih tangguh, memiliki kemampuan melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini, serta mampu berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengurangi risiko bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di Kota Payakumbuh,” pungkasnya.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap semakin banyak warga yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi bencana, melakukan langkah-langkah mitigasi sejak dini, serta membantu penanganan keadaan darurat di lingkungan masing-masing. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan risiko korban jiwa dan kerugian akibat bencana sekaligus mewujudkan Kota Payakumbuh sebagai daerah yang semakin tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana.(ws)

Berita Terkait

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026
Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli
Pemko Payakumbuh Matangkan Angkutan Umum Listrik, Pelajar Jadi Prioritas Layanan
Sertifikat Merek Randang Payakumbuh Resmi Diterima
Pemko Payakumbuh Dorong Karang Taruna Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba
Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Pemko Payakumbuh Bekali Pelajar Literasi Digital Sehat dan Aman
Wali Kota Zulmaeta Siapkan Transportasi Publik Berbasis Kendaraan Listrik, Diawali untuk Angkutan Pelajar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:51 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:00 WIB

Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:20 WIB

Pemko Payakumbuh Matangkan Angkutan Umum Listrik, Pelajar Jadi Prioritas Layanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Sertifikat Merek Randang Payakumbuh Resmi Diterima

Berita Terbaru