SPPG Payakumbuh Didorong Raih Sertifikat Higiene

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan makanan bergizi yang aman, Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat standar higiene dan sanitasi di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini menjadi fondasi penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai prinsip keamanan pangan bagi puluhan ribu penerima manfaat.

Komitmen ini ditegaskan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, saat menerima kunjungan Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) dan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) di Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh, Jumat (14/11/2025). Kunjungan tersebut dipandang memberi dukungan teknis sekaligus memperkuat implementasi Aksi Nyata Laik Higiene Sanitasi (LHS) di lapangan.

“Melalui aksi ini, kita tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya higiene dan sanitasi, tetapi juga menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota Zulmaeta.

Ia menegaskan, LHS bukan sekadar formalitas, tetapi instrumen penting untuk memastikan seluruh makanan yang disajikan SPPG aman, bebas kontaminasi, dan memenuhi standar kebersihan. Aspek keamanan pangan disebut tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan status gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Baca Juga :  Peringatan HKN ke-61 di Payakumbuh Serukan Gerakan Nyata Menuju Indonesia Sehat dan Tangguh


Saat ini terdapat 14 SPPG yang beroperasi di Kota Payakumbuh dengan total penerima manfaat mencapai 44.347 jiwa. Dua di antaranya telah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yakni Yayasan Badunsanak Anugerah Barokah di Kelurahan Koto Baru dan Yayasan Nurul Huda di Kelurahan Kapalo Koto Ampangan. Sebanyak 12 SPPG lainnya tengah menunggu proses penilaian untuk mendapatkan sertifikat serupa.

Zulmaeta menegaskan bahwa sertifikat tersebut bukan sekadar dokumen, melainkan harus diterapkan dalam penyelenggaraan layanan harian. “Standar ini adalah jaminan kualitas layanan kita. Tidak boleh hanya berhenti di atas kertas,” tegasnya.

Selain memperketat keamanan pangan, Pemko juga memberikan perhatian pada pengelolaan limbah SPPG. Limbah makanan kini diolah menjadi pakan ternak, makanan magot, serta pupuk organik yang dimanfaatkan Dasawisma di sekitar SPPG. Sementara minyak jelantah disalurkan kepada pengepul untuk didaur ulang.

Baca Juga :  IETPD Capai 96,3 Persen, Pemko Payakumbuh Pacu Transformasi Digital Keuangan Daerah

“Alhamdulillah, Program MBG di Payakumbuh memberi dampak positif, mulai dari meningkatnya gizi dan ekonomi masyarakat hingga kehadiran, konsentrasi, serta prestasi belajar siswa,” kata Wali Kota Zulmaeta.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran aktif Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang rutin melakukan pembinaan dan monitoring ke seluruh SPPG. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program ini berkelanjutan dan terus meningkat kualitasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Asisten I Nofriwandi, kepala OPD terkait, Ketua AKKOPSI dan HAKLI, Wakil Regional BGN Sumatera Barat, Koordinator Wilayah BGN Payakumbuh, serta para Ketua Yayasan dan Kepala SPPG se-Kota Payakumbuh.(ws)

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Payakumbuh Luncurkan Kelas BerNALAR, Perkuat Literasi dan Numerasi Siswa SD
Pemko Payakumbuh Sidak Seluruh SPBU, Pastikan Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran
Pemko Payakumbuh Perkuat Pelayanan Publik dan Identitas Daerah Lewat Tiga Ranperda Strategis
Wakil Wali Kota Payakumbuh Dorong Kompetensi Global Anak Lewat Launching Kelas Bilingual SDS IT IPHI
Fraksi NasDem Payakumbuh Soroti APBD 2025, Tirta Sago, Bus Listrik hingga Status Tanah Ulayat Pasar
Peringatan 1 Muharram 1448 H di Payakumbuh Jadi Momentum Perkuat Keimanan
Pemko Payakumbuh Dorong Regulasi Akuntabel dan Berpihak pada Masyarakat Melalui Tiga Ranperda Strategis
Pemko Payakumbuh Perkuat Literasi Hukum ASN, Cegah Risiko Pidana dan Korupsi dalam Jabatan
Berita ini 158 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:27 WIB

Dinas Pendidikan Payakumbuh Luncurkan Kelas BerNALAR, Perkuat Literasi dan Numerasi Siswa SD

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:08 WIB

Pemko Payakumbuh Sidak Seluruh SPBU, Pastikan Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:33 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Pelayanan Publik dan Identitas Daerah Lewat Tiga Ranperda Strategis

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:13 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh Dorong Kompetensi Global Anak Lewat Launching Kelas Bilingual SDS IT IPHI

Senin, 15 Juni 2026 - 11:46 WIB

Fraksi NasDem Payakumbuh Soroti APBD 2025, Tirta Sago, Bus Listrik hingga Status Tanah Ulayat Pasar

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasaman Barat Gelar Bakti Kesehatan

Kamis, 18 Jun 2026 - 18:18 WIB