Payakumbuh, liputansumbar.com
Sebanyak 55 anak yatim mengikuti makan bersama dalam kegiatan Jumat Berkah Berbagi yang digelar warga Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Kota Payakumbuh, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di salah satu rumah warga tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain memeriahkan momentum kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian sosial masyarakat terhadap anak-anak yatim sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman hadir langsung dalam kegiatan yang diinisiasi para ibu di Kelurahan Koto Panjang Dalam tersebut.
Elzadaswarman mengapresiasi kepedulian warga yang secara bersama-sama dan bergotong royong menyelenggarakan kegiatan Jumat Berkah Berbagi. Menurutnya, kepedulian yang tumbuh dari masyarakat merupakan modal penting dalam memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan.
“Alhamdulillah, jujur saya bangga dengan semangat juang dari ibu-ibu semua di Koto Panjang Dalam. Saya selalu ikut serta dalam berbagai kegiatan yang menyangkut kepentingan seluruh warga Koto Panjang Dalam,” ujar Elzadaswarman.
Ia menyampaikan, komunikasi antara pemerintah dengan pengurus kenagarian, niniak mamak, serta Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Panjang Dalam terus dijaga. Hal tersebut dinilai penting untuk memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat sekaligus memastikan berbagai kepentingan warga dapat terus diperhatikan.
“Atas rasa kepedulian dan kebersamaan ini, saya sangat tergugah untuk selalu aktif menjalin komunikasi dengan pengurus di Kenagarian Koto Panjang Dalam, dengan niniak mamak dan pengurus KAN. Salut dan bangga, tidak bisa saya pungkiri, dan ini harus saya sampaikan kepada seluruh ibu dan bapak di Kenagarian Koto Panjang Dalam yang begitu aktif memikirkan kepentingan warga bersama,” katanya.
Menurut Elzadaswarman, semangat kebersamaan dan kepedulian warga Koto Panjang Dalam terhadap sesama patut menjadi contoh bagi masyarakat di wilayah lainnya.
“Rasa kebersamaan warga di Kenagarian Koto Panjang Dalam ini tentu menjadi hal yang patut dicontoh dan diikuti oleh warga di kenagarian lainnya,” ujarnya.
Kepada anak-anak yatim yang hadir, Elzadaswarman berpesan agar mereka tidak takut maupun khawatir dalam menatap masa depan. Ia menegaskan, perhatian dan dukungan masyarakat akan terus menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup mereka.
“Untuk anak-anak kita yang hadir saat ini, saya mengimbau agar semuanya jangan takut dan risau dalam menjalani hidup ke depan. Karena ibu dan bapak di Kenagarian Koto Panjang Dalam ini selalu berada di sisi Ananda dalam menjalani hidup ke depan,” tuturnya.
Sementara itu, inisiator kegiatan, Elfimon, mengatakan Jumat Berkah Berbagi merupakan bentuk kepedulian masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarsesama warga.
Menurutnya, kegiatan tersebut telah memasuki pelaksanaan kedua sejak pertama kali digelar pada tahun sebelumnya. Keberlangsungan kegiatan tidak terlepas dari partisipasi dan gotong royong masyarakat Koto Panjang Dalam.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah berlangsung dari tahun kemarin. Tentunya kegiatan dapat terlaksana berkat partisipasi dan sinergitas bersama warga yang ada di Koto Panjang Dalam. Tahun ini merupakan kali kedua kegiatan Jumat Berkah Berbagi kita laksanakan untuk membangkitkan semangat kebersamaan,” kata Elfimon.
Ia menambahkan, momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan untuk memperluas kepedulian terhadap anak-anak yatim dan mengimplementasikan nilai-nilai kemerdekaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Dengan semangat perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia, mari kita tingkatkan rasa kepedulian dan kebersamaan dengan anak-anak yatim kita,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Lamposi Tigo Nagori, Lurah Koto Panjang Dalam, Ketua KAN Koto Panjang Dalam bersama pengurus, perangkat Kenagarian Koto Panjang Dalam, serta masyarakat setempat.
Suasana kegiatan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan ketika puluhan anak yatim makan bersama warga.
Di tengah rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian, gotong royong, dan perhatian terhadap sesama.
Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam sekaligus menunjukkan bahwa kebersamaan masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam membangun lingkungan sosial yang lebih peduli, harmonis, dan saling mendukung.(ws)








