Aktivis Desak Polda Sumbar Usut Tuntas Dugaan VCS Seret Nama Bupati Lima Puluh Kota, Tampa Kompromi

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,liputansumbar.com

Sorotan tajam publik terhadap dugaan kasus video call sex (VCS) yang menyeret nama Bupati Lima Puluh Kota terus menguat. Desakan agar aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan pun kian bergema, seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap isu tersebut.

Aktivis masyarakat sipil, Aulia Rizal, secara tegas meminta kepolisian untuk tidak ragu mengusut kasus ini hingga tuntas tanpa kompromi. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam dialog publik yang disiarkan Padang TV pada Jumat (3/4/2026).

Dalam forum itu, Aulia menekankan bahwa persoalan yang menyeret kepala daerah tidak bisa lagi dipandang sebagai urusan pribadi semata. Menurutnya, kasus tersebut telah memasuki ranah etika publik dan menyangkut kepercayaan masyarakat luas.

“Ini bukan sekadar isu pribadi. Ketika menyangkut kepala daerah, ini sudah masuk wilayah etika publik dan kepercayaan masyarakat. Kalau terbukti, tidak ada ruang tawar ,mundur itu harga mati,” tegasnya.

Baca Juga :  12 Pesilat Payakumbuh Berlaga, Sembilan Melaju ke Babak Berikutnya

Ia menilai, dugaan kasus ini tidak boleh dianggap remeh apalagi ditutup-tutupi. Transparansi, kata dia, menjadi kunci utama untuk mencegah munculnya spekulasi liar yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

Lebih lanjut, Aulia mengingatkan agar kepolisian bekerja secara profesional, independen, dan bebas dari intervensi kekuasaan. Ia menegaskan bahwa publik kini semakin kritis dalam mengawasi kinerja institusi hukum.

“Jika penanganannya lambat, tidak transparan, atau terkesan dilindungi, maka yang runtuh bukan hanya citra individu, tapi juga kredibilitas institusi hukum,” ujarnya.

Menurutnya, proses hukum harus berjalan objektif dengan membuka fakta seterang-terangnya kepada publik. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum, sekaligus menjaga marwah institusi negara.

Baca Juga :  Raffi Ahmad Rayakan HUT ke-7 Gekrafs Bersama Warga Huntara Mandiri di Padang

Di sisi lain, Aulia juga menyoroti tanggung jawab moral pejabat publik. Ia menegaskan bahwa apabila dugaan tersebut terbukti, maka langkah mundur merupakan bentuk tanggung jawab etis atas jabatan yang diemban.

“Jabatan itu amanah. Ketika sudah mencoreng kepercayaan publik, maka pilihan terhormat adalah mengundurkan diri, bukan menunggu tekanan atau dipaksa,” tutupnya.

Hingga kini, dugaan kasus tersebut masih menjadi perhatian luas masyarakat. Publik pun menantikan langkah resmi dari aparat penegak hukum untuk memberikan kepastian atas kebenaran informasi yang beredar, sekaligus menjawab tuntutan transparansi dan keadilan. (ws)

Berita Terkait

Ariq Saputra Rebut Emas Pickleball, Rida Ananda Beri Bonus Kejutan
Balap Sepeda Payakumbuh Tambah Emas dan Dua Perak
Tiga Petarung MMA Payakumbuh Sapu Bersih Emas Porprov Sumbar 2026
Senam Payakumbuh Tambah Dua Emas, Target Lima Emas Porprov 2026 Semakin Terbuka
Raysa Razelin Pecahkan Telur Emas Renang Payakumbuh di Porprov Sumbar 2026
12 Pesilat Payakumbuh Berlaga, Sembilan Melaju ke Babak Berikutnya
Panahan Buka Keran Medali Payakumbuh di Porprov Sumbar 2026
Delapan Tahun Vakum, Porprov Sumbar XVI Kembali Digelar
Berita ini 431 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Ariq Saputra Rebut Emas Pickleball, Rida Ananda Beri Bonus Kejutan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Balap Sepeda Payakumbuh Tambah Emas dan Dua Perak

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Tiga Petarung MMA Payakumbuh Sapu Bersih Emas Porprov Sumbar 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Senam Payakumbuh Tambah Dua Emas, Target Lima Emas Porprov 2026 Semakin Terbuka

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Raysa Razelin Pecahkan Telur Emas Renang Payakumbuh di Porprov Sumbar 2026

Berita Terbaru

Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Siapkan 35 Calon Kepala Sekolah

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:21 WIB