Beberapa Misi Belum Terealisasi,Bupati Safni /Ahlul Badrito Dinilai Kehilangan Arah Pembangunan

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota,liputansumbar.com

Sejumlah misi pembangunan yang dicanangkan Bupati Limapuluh Kota, Safni, dinilai belum banyak menunjukkan progres signifikan. Hal ini memunculkan kritik dari sejumlah pengamat publik Limapuluh Kota yang menilai bupati mulai kehilangan arah dalam memimpin daerah.

“Semangat membangun nagari seolah pupus setelah melihat bagaimana birokrasi dijalankan. Ide dan gagasan Bupati Safni tampaknya mulai sirna,” ungkap salah seorang pengamat publik Limapuluh Kota kepada wartawan, Senin (16/9).

Padahal, dalam visi-misinya, Bupati Safni berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia dan berbudaya berdasarkan adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Baca Juga :  Situjuah Terbukti Tak Dihapus Dari Daftar Pokir, Ratusan Niniak Mamak Dibekali Pelatihan Adat

Selain itu, terdapat beberapa misi strategis lain yang hingga kini belum terealisasi,di antaranya:
Mewujudkan SDM yang handal, sehat, dan kompetitif

Membangun perekonomian yang tangguh dan berkeadilan berbasis ekonomi kerakyatan, terutama sektor pertanian dan perkebunan

Meningkatkan infrastruktur dan fasilitas umum yang berkelanjutan

Menghadirkan lingkungan hidup yang bersih, nyaman, dan ramah pariwisata untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat

Namun, realisasi program tersebut hingga kini dinilai belum berjalan. Sejumlah pihak menilai, kendala utama berasal dari lemahnya koordinasi antarinstansi serta tata kelola birokrasi yang belum optimal.

Baca Juga :  RPJMD Terlambat Dibahas, Fajar Vesky Bongkar Kelalaian DPRD dan Pemda Lima Puluh Kota

“Bupati seharusnya berani melakukan evaluasi besar-besaran terhadap kinerja bawahannya. Tanpa langkah tegas, misi pembangunan hanya akan menjadi slogan tanpa wujud nyata,” tambah pengamat tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan terobosan nyata agar cita-cita besar membangun Limapuluh Kota tidak hanya sekadar janji politik, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kabupaten Limapuluh Kota.(ws)

Berita Terkait

Peringati Peristiwa Situjuah ke-77, Wawako Payakumbuh Tegaskan Warisan Bela Negara
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Pantau Huntara Korban Bencana Koto Tinggi 50 Kota
Kementerian ESDM Turunkan Tim Ahli Kaji Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota
Sekretaris Utama BNPB Tinjau Pembangunan Huntara di Gunuang Omeh Limapuluh Kota
Fenomena Sinkhole Muncul di Sawah Pombatan Situjuah Batua, Warga Sebut “Sawah Luluih”
Polemik Penyerahan Tanah Ulayat Sungai Kamuyang Kian Menguat, Anak Nagari Ajukan Penyanggahan Resmi ke Bupati
Pemko Payakumbuh: UKW Jadi Benteng Jurnalisme di Tengah Maraknya Media Abal-abal
BPBD Limapuluh Kota Perkuat Peran Jurnalis Bencana
Berita ini 375 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:12 WIB

Peringati Peristiwa Situjuah ke-77, Wawako Payakumbuh Tegaskan Warisan Bela Negara

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:04 WIB

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Pantau Huntara Korban Bencana Koto Tinggi 50 Kota

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:10 WIB

Kementerian ESDM Turunkan Tim Ahli Kaji Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:43 WIB

Sekretaris Utama BNPB Tinjau Pembangunan Huntara di Gunuang Omeh Limapuluh Kota

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:43 WIB

Fenomena Sinkhole Muncul di Sawah Pombatan Situjuah Batua, Warga Sebut “Sawah Luluih”

Berita Terbaru