Payakumbuh,liputansumbar.com
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mendorong para pelajar untuk membangun keberanian dan kepercayaan diri agar tidak semata-mata berorientasi menjadi pencari kerja, melainkan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri di tengah ketatnya persaingan global.
Hal tersebut disampaikan Zulmaeta saat membuka Cafladoepa University Fair (CUF) 2026 di SMA Negeri 2 Payakumbuh, Kamis (22/01/2026).
“Sebagai generasi muda, kita harus berani dalam hal positif, berani berusaha menjadi entrepreneur muda. Dan apabila diberikan kepercayaan, maka jagalah kepercayaan itu,” ujar Zulmaeta dalam sambutannya.
Menurutnya, penyelenggaraan CUF 2026 menjadi tonggak penting karena menandai satu dekade pelaksanaan pameran pendidikan yang menghadirkan perguruan tinggi negeri, swasta, serta sekolah kedinasan dari berbagai daerah di Indonesia.
Zulmaeta menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk inovasi sekolah dalam memberikan gambaran komprehensif kepada pelajar mengenai dunia perguruan tinggi, kewirausahaan, serta berbagai pilihan jenjang pendidikan lanjutan setelah lulus SMA.
Ia menegaskan, tantangan global yang semakin terbuka menuntut generasi muda memiliki kemampuan, mental, dan daya saing yang kuat sejak dini. Oleh karena itu, pelajar diharapkan tidak hanya bercita-cita menjadi pegawai, tetapi juga memiliki semangat membangun usaha mandiri.
“Lulus SMA bukan hanya tentang mencari kerja, tetapi bagaimana kita bisa membuka lapangan kerja. Namun pendidikan formal tetap harus berjalan agar kompetensi dan keterampilan terus meningkat,” katanya.
Pada kesempatan itu, Zulmaeta juga mengapresiasi SMA Negeri 2 Payakumbuh sebagai salah satu sekolah unggulan yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan di daerah. Hal tersebut tercermin dari berbagai prestasi yang diraih serta tingginya tingkat kelulusan siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri, swasta, dan sekolah kedinasan ternama.
Ia juga menilai keterlibatan alumni SMAN 2 Payakumbuh sebagai penyelenggara CUF 2026 menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara sekolah, alumni, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kota Payakumbuh.
“Kita melihat kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas panitia pelaksana yang mencerminkan komitmen kuat untuk memajukan pendidikan di Kota Payakumbuh,” ungkapnya.
CUF 2026 sendiri melibatkan 23 perguruan tinggi ternama di Indonesia dan menjadi wadah strategis bagi pelajar untuk memperoleh informasi langsung mengenai dunia perkuliahan dan pilihan pendidikan lanjutan.
Zulmaeta berharap para pelajar dapat memanfaatkan kegiatan tersebut secara optimal guna memperoleh gambaran realistis tentang dunia pendidikan dan dunia kerja yang akan dihadapi di masa depan.
“Melalui kegiatan ini, kita harapkan tercipta atmosfer yang sehat dan bertumbuh dalam budaya saling asih dan asuh, sehingga mampu melahirkan generasi bangsa yang kelak berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” pungkasnya.(ws)








