Dari Alsintan Otonom hingga Gambir, Prabowo Tinjau Inovasi Pertanian di Karawang

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang ,liputansumbar.com

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung berbagai inovasi hilirisasi dan teknologi pertanian modern dalam rangkaian kegiatan Panen Raya yang digelar di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi sektor pertanian nasional menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing global. Dalam kunjungannya, Presiden menyaksikan secara langsung demonstrasi penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) berbasis otonom, drone pertanian, serta pompa air otomatis yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi sistem irigasi dan produktivitas lahan.

Teknologi tersebut dinilai mampu menjawab tantangan klasik pertanian Indonesia, mulai dari keterbatasan tenaga kerja, efisiensi biaya produksi, hingga ketahanan pangan di tengah perubahan iklim. Presiden Prabowo menekankan pentingnya adopsi teknologi sebagai kunci untuk memperkuat posisi petani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Baca Juga :  Payakumbuh Raih Anugerah Upakarya Wanua Nugraha, Bukti Keberhasilan Pembinaan Kelurahan

Selain meninjau proses panen dan teknologi lapangan, Kepala Negara juga mengunjungi Pameran Hilirisasi Pertanian yang menampilkan beragam produk olahan hasil bumi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi strategis tanaman endemik gambir sebagai komoditas ekspor bernilai tambah tinggi.

Akademisi Universitas Andalas, Muhammad Makky, menjelaskan bahwa selama ini Indonesia masih mengekspor gambir dalam bentuk bongkahan mentah, sehingga nilai tambah ekonomi justru lebih banyak dinikmati oleh negara pengimpor.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja: 8+4+5 Program Strategis Diumumkan

“Indonesia seharusnya tidak hanya menjadi penyuplai bahan baku. Hilirisasi gambir sangat penting agar nilai tambahnya dinikmati di dalam negeri, baik melalui industri farmasi, kosmetik, maupun pangan,” ujar Makky.

Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan konkret, baik melalui kebijakan, riset, maupun investasi industri, agar hilirisasi gambir dan komoditas pertanian lainnya dapat berkembang secara berkelanjutan.

Kunjungan Presiden Prabowo ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pertanian modern dan hilirisasi akan menjadi salah satu pilar utama pembangunan ekonomi nasional ke depan, sekaligus memperkuat kemandirian pangan Indonesia.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Transaksi, Siap Hadapi Evaluasi TP2DD 2026
Wawako Payakumbuh Tegaskan Peran Pers sebagai Pilar Demokrasi di HPN 2026
Menhan Sjafrie Tekankan Peran Strategis Pers dalam Bela Negara di Retret PWI
Payakumbuh Raih Anugerah Upakarya Wanua Nugraha, Bukti Keberhasilan Pembinaan Kelurahan
Rektor dan Guru Besar Dihimpun di Istana, Prabowo Soroti Peran Kunci Akademisi
Kemensos dan UMKM Integrasikan Program Pemulihan Usaha Korban Bencana
Dari Banjarbaru ke IKN, Presiden Prabowo Kawal Proyek Strategis Nasional
AHY Tegaskan SMA Taruna Nusantara Malang Strategis Siapkan SDM Unggul Indonesia Emas 2045
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:03 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Transaksi, Siap Hadapi Evaluasi TP2DD 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 10:47 WIB

Wawako Payakumbuh Tegaskan Peran Pers sebagai Pilar Demokrasi di HPN 2026

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:36 WIB

Menhan Sjafrie Tekankan Peran Strategis Pers dalam Bela Negara di Retret PWI

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:20 WIB

Payakumbuh Raih Anugerah Upakarya Wanua Nugraha, Bukti Keberhasilan Pembinaan Kelurahan

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:53 WIB

Rektor dan Guru Besar Dihimpun di Istana, Prabowo Soroti Peran Kunci Akademisi

Berita Terbaru