Efisiensi Jangan Jadi Alasan Pemerintahan Payakumbuh Berjalan Apa Adanya

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini Redaksi
Penulis : wandi syamsir

Semangat efisiensi anggaran sejatinya merupakan langkah positif dalam tata kelola pemerintahan. Namun, efisiensi tidak boleh dimaknai sebagai alasan untuk mengurangi gerak pembangunan dan melemahkan daya eksekusi birokrasi. Kondisi yang mulai terasa di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh hari ini justru memunculkan pertanyaan publik, ke mana arah pemerintahan berjalan?

Di tengah berbagai kebutuhan masyarakat, pemerintah daerah terlihat minim kegiatan yang benar-benar menyentuh pembangunan dan kepentingan publik secara langsung. Aktivitas pemerintahan lebih banyak diisi rapat demi rapat, koordinasi demi koordinasi, namun hasil konkret yang dirasakan masyarakat belum tampak signifikan. Rapat seharusnya menjadi alat untuk melahirkan keputusan dan aksi, bukan sekadar rutinitas administratif yang menghabiskan waktu.

Akibatnya, roda pemerintahan terkesan berjalan apa adanya. Tidak ada gebrakan, tidak ada langkah tegas, dan tidak terlihat keberanian dalam mengambil keputusan strategis. Padahal masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir dengan solusi, bukan sekadar wacana.

Baca Juga :  Menata Ulang Sistem Pemilu: Mewujudkan Pemilu yang Lebih Baik di Indonesia

Dalam sistem pemerintahan daerah, arah dan ritme birokrasi sangat ditentukan oleh pemimpin tertinggi, yakni wali kota. Ketika pimpinan terlalu santai, maka kultur kerja birokrasi ikut melambat. Ketegasan pemimpin bukan hanya soal marah atau keras, melainkan kemampuan memastikan seluruh perangkat daerah bekerja dengan target, disiplin, dan hasil yang terukur.

Birokrasi tanpa kontrol ketat akan melahirkan zona nyaman. Sebagian aparatur akhirnya berada dalam situasi yang sangat menguntungkan,pekerjaan minim, tekanan target hampir tidak ada, namun rutinitas tetap berjalan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka budaya kerja produktif akan semakin melemah dan semangat pelayanan publik ikut menurun.

Efisiensi seharusnya mendorong kreativitas dan inovasi. Dengan anggaran terbatas, pemerintah dituntut lebih cerdas membuat program prioritas yang berdampak langsung kepada masyarakat. Bukan justru menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk pasif dan menjalankan pemerintahan sekadar menggugurkan kewajiban.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat di Sungai Kamuyang: Program Tepat atau Paksakan Kebijakan?

Masyarakat Payakumbuh tentu berharap pemerintah daerah memiliki keberanian melakukan percepatan pembangunan, penataan pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pembenahan birokrasi secara nyata. Sebab ukuran keberhasilan pemerintah bukan pada banyaknya rapat yang digelar, melainkan pada seberapa besar hasil kerja yang dirasakan rakyat.

Saat ini yang dibutuhkan bukan birokrasi yang nyaman, tetapi birokrasi yang bergerak. Pemerintah daerah harus kembali membangun semangat kerja, memperkuat disiplin aparatur, dan menghadirkan kepemimpinan yang mampu menjadi motor penggerak perubahan. Karena tanpa ketegasan dan keberanian eksekusi, pemerintahan hanya akan berjalan di tempat.

Berita Terkait

Sumatera Barat Berduka,di “Hari Puisi Nasional” Payakumbuh Kehilangan Penyair Besar Iyut Fitra
Wartawan Chat GPT dan Krisis Makna Jurnalisme
Sekolah Rakyat di Sungai Kamuyang: Program Tepat atau Paksakan Kebijakan?
Menakar Kinerja DPRD Payakumbuh: Antara Kursi Empuk, Kunker, dan Amanah yang Mulai Luntur
Digital Campaign dan Arah Baru Politik Indonesia
Biduak Lalu, Kiambang Batauik: Realitas Politik Pasca Pemilu
Cost Politik dan Money Politik: Antara Polemik, Pembiaran, dan Legitimasi yang Keliru
Ketika Pilkada Jadi Ladang Kepentingan: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:02 WIB

Efisiensi Jangan Jadi Alasan Pemerintahan Payakumbuh Berjalan Apa Adanya

Selasa, 28 April 2026 - 09:25 WIB

Sumatera Barat Berduka,di “Hari Puisi Nasional” Payakumbuh Kehilangan Penyair Besar Iyut Fitra

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:10 WIB

Wartawan Chat GPT dan Krisis Makna Jurnalisme

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:34 WIB

Sekolah Rakyat di Sungai Kamuyang: Program Tepat atau Paksakan Kebijakan?

Senin, 10 November 2025 - 11:18 WIB

Menakar Kinerja DPRD Payakumbuh: Antara Kursi Empuk, Kunker, dan Amanah yang Mulai Luntur

Berita Terbaru

Ruang Inspirasi

Efisiensi Jangan Jadi Alasan Pemerintahan Payakumbuh Berjalan Apa Adanya

Senin, 11 Mei 2026 - 12:02 WIB

Olahraga

Pengurus KORMI Payakumbuh 2026-2031 Resmi Dilantik

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:27 WIB

Lima Puluh Kota

Dugaan Perundungan di Asrama ICBS Harau Dilaporkan ke Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:03 WIB