Jadi Otak Jaringan Sabu, Pemuda 21 Tahun Diringkus Sat Narkoba Polres Payakumbuh

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Pada Selasa (22/7/2025), seorang pemuda berinisial AM (21), warga Kapalo Koto Dibalai, berhasil diringkus saat berada di rumahnya di Perumahan Abu Rehan View, Kelurahan Payolansek.

Kapolres Payakumbuh, AKBP Ricky Ricardo, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasat Narkoba AKP Hendra, menjelaskan bahwa penangkapan AM merupakan hasil pengembangan dari kasus narkotika sebelumnya yang telah diungkap oleh pihak kepolisian.

“Iya, AM merupakan aktor utama pada ungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu sebelumnya,” ujar AKP Hendra kepada awak media.

Dalam penggerebekan yang dilakukan oleh Tim Phantom Sat Narkoba Polres Payakumbuh, polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat lebih dari 150 gram (1,5 ons) yang sudah dikemas dalam delapan paket siap edar. Rinciannya, satu paket besar seberat 98,92 gram, satu paket sedang 49,66 gram, serta enam paket kecil dengan total berat 9,3 gram.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Payakumbuh Wisuda 105 Lansia dari Program Sekolah Lansia

“Seluruh barang bukti ditemukan di lokasi penangkapan, dalam kondisi terbungkus rapi dan siap untuk diedarkan,” tambah Kasat.

Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa sabu-sabu tersebut berkaitan dengan perkara terpisah yang melibatkan AHS dan ON. Barang haram itu diketahui berasal dari seseorang berinisial BR yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). BR disebut dijemput oleh ON bersama rekannya YF (juga DPO) atas perintah langsung dari AM.

“Setelah itu, sabu dibawa ke Kota Payakumbuh untuk diedarkan,” jelas AKP Hendra.

Baca Juga :  Sertifikat Merek Randang Payakumbuh Resmi Diterima

Selain sabu, aparat juga menyita sejumlah barang bukti pendukung lainnya berupa alat timbang digital, dua pack plastik klip, dan satu unit handphone yang diduga digunakan untuk transaksi narkotika.

Kasus ini masih terus dikembangkan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih luas di wilayah hukum Polres Payakumbuh.(ws)

Berita Terkait

Wawako Elzadaswarman Sambut 100 Peserta Khatam Al-Quran SD Islam Raudhatul Jannah
Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemko Payakumbuh Salurkan Beasiswa Pendidikan
Atlet Binaraga Payakumbuh Borong Empat Medali di Malaysia
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026
Wako Zulmaeta Lantik 114 Pejabat Pemko Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Berduka,ASN Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka Tutup Usia
Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen
Berita ini 1,197 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Wawako Elzadaswarman Sambut 100 Peserta Khatam Al-Quran SD Islam Raudhatul Jannah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemko Payakumbuh Salurkan Beasiswa Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Wako Zulmaeta Lantik 114 Pejabat Pemko Payakumbuh

Berita Terbaru

Payakumbuh

Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 18:27 WIB

Pasaman Barat

Polres Pasaman Barat Gelar Operasi Patuh Singgalang 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 18:50 WIB