Payakumbuh Tampilkan Strategi Ekonomi di Sarasehan Sumbar 2025: Fokus pada Inovasi, UMKM, dan Revitalisasi Kota

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, hadir dan menyampaikan paparan strategis dalam Sarasehan Ekonomi Sumatera Barat 2025 yang digelar di Padang, Selasa (22/07/2025).

Forum bergengsi ini menjadi ajang kolaborasi lintas kepala daerah se-Sumatera Barat dalam merumuskan visi bersama guna membangun ekonomi daerah yang tangguh, inklusif, dan adaptif. Dengan mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Inovasi dan Kolaborasi Menuju Perekonomian Tangguh di Sumatera Barat”, sarasehan ini bertujuan menyelaraskan arah pembangunan ekonomi regional dengan tantangan global masa kini.

Dalam paparannya, Elzadaswarman menegaskan pentingnya sinergi antardaerah dan lintas sektor untuk menghadapi tantangan ekonomi pascapandemi, perubahan iklim, dan dinamika global.

“Kami di Payakumbuh berfokus pada penguatan ekonomi lokal. Program unggulan seperti UMKM naik kelas, ekonomi kreatif, digitalisasi pelayanan publik, dan pembukaan ruang investasi inklusif telah kami jalankan secara progresif,” ujar Elzadaswarman.

Ia juga memperkenalkan sejumlah proyek strategis Kota Payakumbuh yang dirancang sebagai motor penggerak ekonomi daerah:

Baca Juga :  Polres Payakumbuh Tahan Kepala Cabang Perusahaan Nasional atas Dugaan Penggelapan

Revitalisasi Pusat Pertokoan Kota (Pasar Inpres) menjadi Central Business District (CBD)
Kawasan yang telah berusia lebih dari empat dekade ini akan disulap menjadi pusat bisnis modern berkonsep trade center, culinary center, hotel dan apartemen, area pameran, hingga viewing tower 360°. Dirancang sebagai green building setinggi maksimal 10 lantai, kawasan ini diharapkan menjadi ikon ekonomi baru Payakumbuh.

Pengembangan Kawasan Batang Agam sebagai River Front City
Dengan mengedepankan keindahan alam dan kearifan lokal, kawasan ini diarahkan menjadi destinasi pariwisata dan pusat jasa kreatif berbasis lingkungan.

Modernisasi Pasar Tradisional Ibuh
Revitalisasi ini bertujuan menjadikan pasar rakyat tersebut sebagai pusat ekonomi rakyat yang modern, kompetitif, dan ramah konsumen.

Lebih lanjut, Elzadaswarman juga menekankan pentingnya pengelolaan potensi unggulan daerah seperti pertanian, kuliner, dan pariwisata untuk mendorong kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Barat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy dalam sambutannya mengingatkan pentingnya kesinambungan program antara pemerintah kabupaten/kota dengan kebijakan provinsi dan nasional. Ia juga menekankan penyusunan RPJMD 2025–2029 harus selaras dengan regulasi pusat, termasuk dalam hal pengalokasian anggaran.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Payakumbuh Gelar Forum Perangkat Daerah untuk Penyusunan Renja 2026

“Mari arahkan anggaran kita ke sektor yang produktif, bukan sekadar konsumtif. Dana besar yang masuk harus menjadi pemicu pertumbuhan, bukan beban,” tegas Vasko.

Ia juga menyoroti pentingnya digitalisasi UMKM dan pembinaan yang berorientasi pasar global. Menurutnya, pendampingan UMKM untuk tembus ke pasar internasional jauh lebih penting daripada hanya membangun marketplace lokal.

Sarasehan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keselarasan arah pembangunan ekonomi di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Harapannya, program strategis yang dirumuskan dapat menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi regional, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya tarik investasi yang berdampak langsung pada masyarakat.

Dengan beragam inovasi dan proyek unggulan yang tengah dijalankan, Payakumbuh kini berada di jalur yang tepat untuk menjadi kota modern yang tetap berkarakter lokal, serta mampu bersaing secara regional dan nasional.(rel)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD
Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh
600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD
Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event
Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang
Hadapi Cuaca Ekstrim,Wali Kota Zulmaeta Instruksikan Penanganan Cepat dan Terukur
Berita ini 458 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:26 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:08 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:42 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:01 WIB

Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lima Puluh Kota

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB