Pemko Payakumbuh: Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan dan Penguatan UMKM

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan, Pemko Payakumbuh Ajak Masyarakat Sukseskan Pendataan
Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan bahwa data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi (SE) 2026 akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.

Melalui data yang akurat, pemerintah dapat merancang program yang mampu mendorong pertumbuhan usaha, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat memimpin Apel Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Kota Payakumbuh yang digelar di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (22/06/2026).

Dalam sambutannya, Elzadaswarman mengatakan Sensus Ekonomi yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap sepuluh tahun sekali akan menghasilkan data yang komprehensif mengenai kondisi perekonomian daerah, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi digital, industri kreatif, hingga berbagai sektor usaha lainnya yang berkembang di tengah masyarakat.

“Data SE menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan. Data yang akurat dan komprehensif akan memungkinkan pemerintah daerah merancang program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat dan pelaku usaha kita,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai kota yang dikenal memiliki aktivitas usaha dan kewirausahaan yang dinamis, Payakumbuh membutuhkan data ekonomi yang valid dan mutakhir agar berbagai program pembangunan, pemberdayaan ekonomi, hingga dukungan terhadap pelaku usaha dapat disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Gelar Forum Bisnis 2025, Pacu Investasi Pasca Torehan Rp 400 Miliar di 2024

Ia menjelaskan, hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena menjadi dasar pemerintah dalam merancang program pengembangan usaha, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta berbagai kebijakan ekonomi yang lebih efektif dan terukur.

“Jawaban yang diberikan masyarakat akan membantu pemerintah memahami kondisi usaha secara lebih mendalam sehingga program untuk memajukan usaha dan membuka lapangan kerja baru dapat dirancang lebih tepat sasaran,” katanya.

Elzadaswarman menegaskan bahwa pencanangan SE 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama antara pemerintah, petugas lapangan, dan masyarakat dalam menyukseskan agenda statistik nasional yang sangat strategis.

Untuk itu, ia mengajak seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, instansi vertikal, camat, lurah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh pemangku kepentingan agar memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pendataan di Kota Payakumbuh.

Selain itu, Wakil Wali Kota juga menyampaikan tiga pesan penting kepada masyarakat. Pertama, menerima petugas sensus dengan baik karena mereka merupakan petugas resmi yang dilengkapi identitas serta atribut Sensus Ekonomi 2026. Kedua, memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur sesuai kondisi usaha yang sebenarnya. Ketiga, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kerahasiaan data yang diberikan.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025

Menurutnya, seluruh data yang dihimpun dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik serta penyusunan kebijakan pembangunan.

“Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi gerakan bersama untuk membangun budaya statistik yang kuat. Dari data yang berkualitas akan lahir kebijakan yang berkualitas pula, yang pada akhirnya mampu memperkuat usaha masyarakat, membuka lapangan kerja, dan mewujudkan Payakumbuh yang semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.

Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 melalui metode kunjungan langsung ke lokasi usaha.

Mengakhiri sambutan Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman secara resmi mencanangkan dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Payakumbuh sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif demi terwujudnya pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan nyata masyarakat.

Apel pencanangan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Kepala BPS Kota Payakumbuh, para kepala perangkat daerah, Direktur RSUD, Direktur PDAM, pimpinan instansi vertikal, petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Balai Kota Payakumbuh.(ws)

Berita Terkait

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar
Pedagang Desak Percepatan Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh
Kendalikan Inflasi dari Lingkungan ASN, Zulmaeta Luncurkan PETANI BERDASI di Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Perkuat Data Geospasial untuk Ketepatan Perencanaan Pembangunan
HAORNAS ke-43, Pemko Payakumbuh Tegaskan Olahraga sebagai Investasi Pembangunan Manusia
Pemko Payakumbuh Kaji Penutupan Sejumlah U-Turn dan Penataan Parkir untuk Atasi Kemacetan
Wako Zulmaeta: Madrasah Harus Jadi Benteng Karakter di Tengah Derasnya Arus Digital
Pemko Payakumbuh Mulai Terapkan Manajemen Talenta
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:09 WIB

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 21:31 WIB

Pedagang Desak Percepatan Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Kendalikan Inflasi dari Lingkungan ASN, Zulmaeta Luncurkan PETANI BERDASI di Payakumbuh

Rabu, 9 September 2026 - 09:47 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Data Geospasial untuk Ketepatan Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 09:38 WIB

HAORNAS ke-43, Pemko Payakumbuh Tegaskan Olahraga sebagai Investasi Pembangunan Manusia

Berita Terbaru

Payakumbuh

RAPBD 2027 Payakumbuh Diproyeksikan Rp789,21 Miliar

Senin, 14 Sep 2026 - 07:09 WIB