Upacara Peringatan Peristiwa Situjuah ke-76 Khidmat, Gubernur Mahyeldi: Inspirasi Generasi Muda Dalam Memperjuangkan Bangsa

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota,liputansumbar- Memperingati Peristiwa Situjuah ke 76 yang merupakan salah satu rangkaian perjuangan berdarah bangsa Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dalam kurun waktu 22 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949, berlangsung khidmat.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo tampak hadir dalam upacara yang dipimpin Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi. Diselenggarakan d Lapangan Chatib Sulaiman, Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (15/01/2025), Upacara ini diikuti oleh ratusan satuan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, Korps Pegawai Republik Indonesia, Satuan Polisi Pamong Praja, Basarnas, Pemadam Kebakaran, mahasiswa pelajar serta keluarga pejuang korban Peristiwa Situjuh. Turut hadir dalam acara ini Kepala Pusat Barang Milik Negara Kemenhan RI Marsma TNI Tisna Kurniawan didampingi Kolonel Yudha Adillah, unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Dari kutipan sejarah Peristiwa Situjuah yang dibacakan pada upacara, tercatat  sebanyak 69 pejuang gugur dalam mempertahankan NKRI. Tragedi bermula pada tanggal 14 Januari 1949. Ketika, pimpinan PDRI, laskar pejuang dipimpin Ketua Laskar Pertahanan Rakyat Sumatera Tengah Chatib Sulaiman mengadakan rapat membahas strategi perjuangan di sebuah lembah, yang dikenal dengan Lurah Kincia. Seusai rapat, peserta beristirahat di sebuah surau di Lurah Kincia, di kala subuh pasukan Belanda menghujani lembah itu dengan berondongan peluru. Lokasi yang tak menguntungkan, senjata yang tak memadai, para pejuang pun tak mampu memberikan perlawanan sengit. Chatib Sulaiman, Bupati Limapuluh Kota Arisun St Alamsyah, Letkol Munir Latif, Mayor Zainuddin, Kapten Tantawi, Letnan Anizar, Sjamsul Bahri, Rusli dan Baharuddin, gugur bersama 60 pejuang lainnya. Chatib Sulaiman bersama delapan penjuang lainnya dimakamkan di Lurah Kincia, 8 orang di Banda Dalam, 13 orang di Situjuah Gadang, kemudian 39 orang dimakamkan di sekitar kawasan pemukiman penduduk di Nagari Situjuah Batua. Sedangkan di Situjuah Banda Dalam ada sebanyak 8 orang dan di Situjuah Gadang ada sebanyak 13 orang (pejuang yang gugur di Pajak Tendek, Limbukan).

Baca Juga :  Lima Puluh Kota Perkuat Sinergi dengan KPK, Bupati dan DPRD Kompak Tekan Celah Korupsi

Sisanya, sebanyak 9 orang dimakamkan di Taman Pahlawan Lurah Kincia Situjuah Batua. Kemudian, 39 orang dimakamkan di di sekitar kawasan permukiman penduduk di Nagari Situjuah Batua.

Gubernur Mahyeldi dalam amanatnya mengatakan, perjuangan para pahlawan di peristiwa Situjuah menjadi Inspirasi bagi generasi kita dalam memperjuangkan bangsa di masa sekarang. “Kepada generasi muda kami tekankan agar selalu menomor satukan persatuan dengan mendahulukan kepentingan bangsa dari kepentingan individu maupun kelompok,” ucapnya.

Baca Juga :  Golkar Kuliti LKPJ Safni: Target Ekonomi Jatuh, Pengangguran Justru Meledak

Dengan semangat persatuan dan kesatuan kata Gubernur, kita dapat membangun bangsa sekaligus mewujudkan Indonesia Emas 2045. Untuk itu, Gubernur Mahyeldi mengajak seluruh insan untuk menanamkan semangat persatuan dan kesatuan dalam niat, langkah, ucapan serta tindakan.

“Mari kita semua menjadi orang yang berkontribusi dalam persatuan dan kesatuan bangsa dan menghindari perpecahan,” ungkap Gubernur Mahyeldi.

Mengamini Gubernur Mahyeldi, Bupati Safaruddin yang diwawancara Tim Humas Diskominfo setelah upacara mengatakan, Peristiwa Situjuah merupakan pengingat masyarakat jika perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan berkat kekompakan para pejuang. Untuk itu, Bupati berharap kekompakan para pahlawan dapat diimplementasikan oleh masyarakat terutama generasi muda dalam memajukan Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat dan Indonesia. “Generasi muda harus memaknai perjuangan para pahlawan yang telah gugur mengorbankan jiwa dan raganya di Situjuah demi negeri ini”, ujar Bupati Safaruddin. (Rel)

Berita Terkait

Bedah Rumah TMMD ke-129 Wujudkan Mimpi Misnawati Miliki Hunian Layak Huni
TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Catat Capaian Gemilang, Sejumlah Sasaran Tambahan Rampung 100 Persen
Fraksi Golkar Terima Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan Delapan Catatan Strategis
TMMD/N ke-129 Kodim 0306/50 Kota Resmi Dibuka, Buka Akses Jalan dan Perkuat Kesejahteraan Masyarakat Limapuluh Kota
Pemkab Lima Puluh Kota Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Salurkan Bantuan Rumah dan Perkuat Mitigasi
H. Mulyadi Resmi Pimpin PAN Limapuluh Kota, Siap Targetkan Kemenangan Pemilu dan Tambah Kursi DPRD
DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi
Berita ini 552 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:38 WIB

Bedah Rumah TMMD ke-129 Wujudkan Mimpi Misnawati Miliki Hunian Layak Huni

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:31 WIB

TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Catat Capaian Gemilang, Sejumlah Sasaran Tambahan Rampung 100 Persen

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:31 WIB

Fraksi Golkar Terima Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan Delapan Catatan Strategis

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:10 WIB

TMMD/N ke-129 Kodim 0306/50 Kota Resmi Dibuka, Buka Akses Jalan dan Perkuat Kesejahteraan Masyarakat Limapuluh Kota

Senin, 6 Juli 2026 - 15:33 WIB

Pemkab Lima Puluh Kota Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Salurkan Bantuan Rumah dan Perkuat Mitigasi

Berita Terbaru